Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Catat, 8 Kesalahan Saat Keramas Menurut Dokter

Sudah tahu belum? berikut kesalahan saat keramas yang mungkin sering Anda lakukan tanpa disadari.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 13 Oktober 2022  |  16:14 WIB
Catat, 8 Kesalahan Saat Keramas Menurut Dokter
Ilustrasi - Reallyree
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ada beberapa kesalahan yang dilakukan sebagian besar masyarakat Indonesia saat keramas.

Kesalahan ini bisa menimbulkan kerusakan rambut ataupun penyakit seperti dermatitis.

Berikut ini kesalahan yang sering dilakukan oleh banyak orang saat keramas, berdasarkan informasi dari laman TikTok seorang dokter estetika, dr. Findrilia Sanvira.

1. Tidak membasahi rambut sebelum menuang sampo

Sebelum menuang sampo pada rambut, seharusnya membasahi rambut terlebih dahulu. Minimal basahi rambut 1 hingga 2 menit dengan air mengalir agar benar-benar basah.

Jika hal ini tidak dilakukan, akan membutuhkan banyak sampo untuk membasahi rambut dan membersihkannya. Padahal, memakai sampo terlalu banyak akan menyebabkan susah membilas, menimbulkan ketombe, peradangan serta rambut rontok.

2. Tidak lathering sebelum menuang sampo pada rambut

Lathering adalah membuat bisa di tangan dengan menggosokan sampo pada tangan terlebih dahulu, sebelum diaplikasikan di kita kepala dan rambut. 

Jika tidak melalukan lathering, hal yang sama akan terjadi seperti tidak membasahi rambut terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan sampo. 

Porsi sampo yang paling pas untuk satu kali keramas adalah sebanyak sampo kemasan kecil yang dijual dengan rata-raya harga di Indonesia Rp1.000,-.

3. Menggaruk kulit kepala dengan menggunakan kuku

Menggaruk kulit kepala dengan kuku dan secara kasar adalah kesalahan yang bisa sebabkan kulit kepala luka. Karena kulit kepala sedang dalam keadaan basah. 

Selain itu, menggaruk kulit kepala dengan kuku juga bisa sebabkan transfer bakteri dari kuku ke kulit kepala. Cara terbaik bukanlah digaruk, melainkan di pijat secara perlahan dan menyeluruh. 

4. Menggunakan sampo di rambut bagian bawah

Penggunaan sampo hanya difokuskan pada rambut yang berada di dekat kulit kepala saja. Biarkan sampo mengalir hingga busa mencapai bagian bawah rambut. Itulah mengapa penting untuk membasahi rambut secara menyeluruh di awal.

5. Menggunakan air panas

Saat sedang keramas, gunakan air yang sesuai dengan suhu tubuh, atau sekitar 24 derajat celcius. Tidak diperkenankan membilas rambut dengan menggunakan air panas. 

Karena akan merusak rambut. Demikian juga dengan air yang terlalu dingin juga tidak disarankan. Karena akan mengurangi efektivitas sampo untuk membersihkan rambut.

Sebesar 80% rambut terbuat dari protein yang akan mengeras saat terkena air panas. Ini akan menyebabkan penurunan efek dari perawatan rambut yang akan dilakukan, seperti penggunaan conditioner.

6. Pemakaian conditioner di kulit kepala

Pemakaian conditioner ataupun masker rambut bukan untuk kulit kepala, tetapi untuk bagian bawah rambut. Ini seperti kebalikan dari penggunaan sampo.

7. Membungkus rambut dengan handuk dalam waktu yang lama

Melilitkan handuk untuk mengeringkan rambut setelah keramas, tidak diperkenankan dalam waktu yang lama. 

Karena ketika kondisi rambut lembab, akan mudah timbulkan mikroorganisme yang sebabkan penyakit seperti dermatitis dan bau apek. Maka, harus segera dikeringkan.

8. Mengeringkan rambut di batangnya 

Mengeringkan rambut harus memfokuskan pada area sekitar kulit kepala, bukan bagian bawah rambut. Selain itu, penggunaan pengering rambut juga tidak disarankan. 

Inilah mengapa harus mengeringkan rambut dengan menggunakan handuk terlebih dahulu, sebelum penggunaan pengering rambut. Caranya dengan meremas-remas rambut dengan handuk secara perlahan, bukan menggosoknya secara kasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

keramasan rambut perawatan rambut rambut rontok
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top