Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Catat 6 Cara Alami Atasi Sinus yang Tidak Nyaman

Buat Anda penderita sinusitis, berikut cara alami mengatasinya di rumah aja.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 18 Oktober 2022  |  12:32 WIB
Catat 6 Cara Alami Atasi Sinus yang Tidak Nyaman
Beberapa gejala sinusitis antara lain sakit kepala, gejala flu lebih dari seminggu, warna lendir berubah, dan nyeri pada wajah dan area sinus (rongga udara dibalik tulang wajah). - rsmitrakeluargategal
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sinusitis adalah penyakit yang terjadi ketika ada penumpukan lendir di rongga belakang wajah. Hal ini kemudian menyebabkan satu atau lebih rongga ini menjadi bengkak atau meradang.

Gejala yang timbul seperti tekanan di area hidung, postnasal drip yang terasa tidak nyaman, sakit kepala, kelelahan, dan gejala lainnya.

Mengutip laman everydayhealth, pengobatan sinusitis bisa dengan pengobatan medis ataupun dengan pengobatan alami untuk nyeri sinus dan infeksi sinus dapat meredakannya secara efektif. Bahkan ada beberapa pengobatan alami untuk sinusitis yang dianjurkan oleh dokter.

Berikut ini obat rumahan yang dapat digunakan untuk mengobati sinusitis berdasarkan beberapa sumber.

1. Melakukan uap wajah

Melakukan hal wajah cukup efektif untuk mengobati infeksi sinus. Karena bisa menghangatkan dan melembabkan saluran sinus Anda.

Caranya dengan memanaskan air di panci, lalu letakan pada wadah. Dekatkan kepala pada wadah tersebut, dan gunakan handuk untuk menutupi kepala dan tengkuk bersama dengan panci, lalu hirup udara panas tersebut.

Sebagai alternatif tambahkan satu atau dua tetes minyak esensial dan minyak kayu putih  untuk membantu membuka hidung yang tertutup lendir, dan minyak esensial lavender atau minyak esensial chamomile akan menenangkan. 

2. Perbanyak minum air putih

Infeksi sinusitis umumnya disebabkan oleh virus, itulah mengapa infeksi ini tidak diobati oleh antibiotik. Air putih dapat membantu mengeluarkan virus yang menyebabkan sinusitis.

3. Gunakan humidifier

Udara yang kering dan kasar dapat mengiritasi selaput lendir dan mengeringkan sinus. Meskipun terlihat seperti akan memperbaiki kondisi kelebihan lendir, namun udara yang kering justru akan memberi tekanan pada sinus dan memperburuk iritasi.

Menggunakan alat pelembab udara, humidifier membantu melembabkan kulit yang melapisi sinus. Selain itu, udara lembab juga dapat membantu menipiskan lendir.

4. Gunakan larutan garam

Membilas saluran hidung dengan larutan garam dapat membantu mengurangi iritasi dan peradangan di hidung. Penelitian menyebutkan, larutan garam ini dapat mengurangi gejala akibat serbuk bunga atau hayfever.

Cara membuatnya cukup mudah dengan mencampurkan 250 ml air bersih dengan seperempat sendok teh garam dan seperempat sendok teh soda kue. Lalu hidup larutan tersebut, dan keluarkan kembali.

5. Tidur dengan disangga

Medicalnewstoday menyebut kebiasaan tidur bisa menjadi salah satu cara dapat membantu meredakan tekanan sinus karena tidur merupakan istirahat yang penting untuk membantu proses penyembuhan. 

Selain itu, pada saat tidur tubuh akan memproduksi lebih banyak sel darah putih yang penting untuk menghilangkan virus ataupun bakteri penyebab sinus.

Lalu, tidur dengan disangga sepergi menopang punggung dengan bantal juga dapat membantu lendir bergerak melalui saluran hidung dan sinus, dan mencegah hidung tersumbat. Sebaliknya, tidur berbaring akan menambah tekanan dan penumpukan lendir.

6. Mandi di pancuran dengan air hangat

Kelembaban dapat membantu meredakan iritasi pada saluran sinus dan membantu mengencerkan lendir sehingga membersihkan sinus lebih mudah.

Ini bisa didapatkan ketika mengisi ruangan mandi dengan uap hangat, dan mandi dengan air hangat. Lalu, hirup udara tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinus infeksi Gejala Penyakit
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top