Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Alasan Petisi Boikot Lesti Kejora Muncul, Netizen Desak KPI Lakukan Ini

Netizen serukan petisi boikot Lesti Kejora, buntut kasus KDRT dengan Rizky Billar berakhir damai.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 18 Oktober 2022  |  07:52 WIB
Alasan Petisi Boikot Lesti Kejora Muncul, Netizen Desak KPI Lakukan Ini
Aktor Rizky Billar dan Lesti Kejora tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta untuk diperiksa sebagai saksi terkait Doni Salmanan, Selasa (22/3/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Lesti Kejora dan Rizky Billar dikabarkan telah berdamai setelah adanya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Lesti mencabut laporan atas Billar saat penetapan tersangka dilakukan oleh pihak kepolisian.

Menyusul berdamainya pasangan tersebut, banyak pihak menyebut bahwa Lesti drama dan hanya mencari sensasi.

Setelah mendapat dukungan dari berbagai pihak, Lesti kini justru dihujat netizen dan penggemarnya.

Netizen menilai bahwa tindakan berdamai yang dilakukan Lesti bisa membuat para pelaku KDRT tak merasa jera.

"Lesti Kejora adalah penyanyi dangdut yang memperoleh tindakan KDRT dari suaminya, setelah suami ditetapkan sebagai tersangka dia mencabut laporan. Karena dia adalah public figur, kami khawatir masyarakat juga akan mengikuti langkahnya. Lebih baik jika dia tidak muncul lagi di tv dan tidak dijadikan panutan masyarakat," tulis petisi pemboikotan tersebut.

Petisi untuk memboikot Lesti Kejora akhirnya beredar di media sosial. Warganet bahkan turut mencatut KPI agar petisi boikot itu dikabulkan.

Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPI Nuning Rodiyah mengatakan bahwa boikot tersebut muncul karena masyarakat sudah banyak yang kritis.

Menurutnya, masyarakat sudah mengerti bagaimana cara menanggapi pelaku dan kasus KDRT yang sepantasnya. Tak perlu juga mengglorifikasi pelaku KDRT, apalagi sampai memberi dukungan.

"Glorifikasi pelaku KDRT tidak ditoleransi. Edukasi penguatan koban menjadi keharusan. Maka perlu ILM, konten-konten siaran yang mengarah pada upaya penghapusan KDRT dan upaya penguatan korban KDRT," ucap Nuning di hadapan wartawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Lesti Kejora rizky billar kdrt
Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top