Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tanda Stroke yang Muncul Beberapa Minggu Sebelum Serangan

Berikut tanda dan gejala stroke yang muncul bahkan beberapa minggu sebelum terjadinya serangan
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 25 Oktober 2022  |  14:17 WIB
Tanda Stroke yang Muncul Beberapa Minggu Sebelum Serangan
Stroke - webmd.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Stroke juga disebut serangan otak yang terjadi ketika sesuatu menghalangi suplai darah ke bagian otak atau bahkan bisa terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah.

Stroke dapat menyebabkan bagian otak Anda menjadi rusak atau mati. Ini dapat menyebabkan kecacatan jangka panjang atau bahkan kematian.

Karena itu, penting untuk mengetahui tanda-tanda stroke sehingga perhatian medis segera dapat dilakukan.

Gejala awal stroke bisa ringan dan tidak spesifik, yang dapat menyebabkan kesalahan diagnosis dan hasil jangka panjang yang menghancurkan.

Pakar kesehatan mencatat bahwa beberapa gejala seperti vertigo dan pusing, yang dapat menyebabkan jatuh yang tidak dapat dijelaskan, dapat terjadi dalam beberapa hari hingga minggu menjelang suatu peristiwa.

Vertigo dan pusing bisa menjadi tanda PCS

Sistem arteri vertebrobasilar mengalirkan (mensuplai cairan) medula, serebelum, pons, otak tengah, talamus, dan korteks oksipital. Ketika aliran darah di dalam sistem material vertebrobasilar terganggu, hal itu dapat menyebabkan stroke sirkulasi posterior (PCS), yang merupakan 25 persen dari semua stroke iskemik.

Jenis stroke ini lebih jarang terjadi dan dapat menyebabkan gejala non-stroke seperti vertigo dan pusing. Kurangnya diagnosis yang tepat karena tanda-tanda yang membingungkan ini dapat meningkatkan risiko kematian.

Asosiasi Stroke mencatat bahwa kadang-kadang gejala ini dapat muncul "berminggu-minggu atau berbulan-bulan" sebelum atau sesudah kejadian stroke. Ketika terjadi sebelumnya, itu adalah tanda serangan iskemik transien (TIA). Gangguan sementara pada suplai darah ke suatu bagian otak dapat menyebabkan serangan iskemik transien (TIA), yang mengakibatkan kekurangan oksigen untuk sementara.

Memahami sindrom vestibular

Ketika jatuh terjadi, biasanya akibat dari seseorang yang menderita episode vertigo, pusing dan ketidakseimbangan yang parah.
Pada tahun 2018, sebuah laporan yang diterbitkan dalam jurnal Stroke mengidentifikasi pusing dan vertigo sebagai tanda Episodes of vestibular syndrome (EVS). EVS sering menampilkan serangan singkat disfungsi sistem dalam bentuk mual dan jatuh tiba-tiba. Gejala-gejala ini – vertigo, pusing atau goyah – dapat berlangsung selama beberapa detik hingga berjam-jam atau kadang-kadang berhari-hari.

Selain vertigo dan pusing, tanda-tanda penting lainnya dari stroke meliputi:

-Kelemahan di lengan

-Kelemahan atau kelumpuhan di satu sisi tubuh, termasuk tungkai dan kaki

-Mengucapkan kata-kata dengan urutan yang salah atau melupakan kata-kata

- Sakit kepala yang tiba-tiba dan parah

-Kehilangan penglihatan

-Hilang ingatan

Ketika gejala-gejala ini terjadi selama TIA, mereka dapat sembuh dalam beberapa menit atau jam tanpa perlu pengobatan.

Stroke adalah kondisi medis serius yang membutuhkan perawatan darurat. Jika Anda melihat satu sisi wajah seseorang terkulai, jika senyumnya tidak rata, itu bisa menjadi tanda stroke.

Demikian pula, kelemahan lengan atau mati rasa serta bicara cadel bisa mengindikasikan stroke. Hubungi ambulans segera jika Anda melihat seseorang dengan tanda-tanda stroke. Setiap menit penting untuk melindungi otak dari kerusakan lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stroke penyakit stroke m stroke
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top