Masjid 3D pertama di Dubai
Travel

Wah, Dubai Bakal Punya Masjid 3D Pertama di Dunia

Mia Chitra Dinisari
Kamis, 11 Mei 2023 - 18:41
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dubai kan segera memiliki masjid 3D pertama di dunia yang penuh dengan keajaiban teknologi.

Proyek yang mulai diumumkan pada Januari 2023 lalu itu, diharapkan bisa memposisikan UEA dan Dubai sebagai pusat pencetakan 3D pada tahun 2030.

Ke depannya, mereka berencana  satu dari empat bangunan di emirat akan dibangun menggunakan metode inovatif, katanya.

Rencananya, masjid di Bur Dubai akan seluas 2.000 meter persegi dan menampung 600 jamaah.

Kawasan kota tua ini, yang terletak dekat dengan sungai dan pelabuhan asli yang memulai kisah Dubai, adalah salah satu kawasan kota yang paling padat penduduknya.

Tiga pekerja akan mengoperasikan printer robotik 3D yang akan mencetak dua meter persegi per jam.

Printer akan mencampur bahan mentah dan campuran beton khusus.

Proses pencetakan bekerja dengan melapisi bahan cair di sepanjang rute yang telah ditentukan yang dipetakan oleh komputer, mirip dengan printer inkjet.

Cairan yang mengandung mineral memadat menjadi beton hampir secara instan untuk mengubah model digital menjadi objek tiga dimensi.

Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai mengatakan biayanya 30 persen lebih tinggi daripada membangun masjid dengan cara biasa. Namun, dengan menggunakan pencetakan 3D akan mengurangi limbah material konstruksi.

Pada Agustus 2021, Sheikh Mohammed bin Rashid, Wakil Presiden dan Penguasa Dubai, mengeluarkan keputusan untuk mengatur penggunaan pencetakan 3D dalam industri konstruksi di Dubai, untuk mempromosikan emirat sebagai pusat teknologi regional dan global.

Undang-undang tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa seperempat bangunan emirat dibangun menggunakan teknologi tersebut pada tahun 2030.

Expo 2020 Dubai memiliki area pencetakan 3D khusus yang mencakup pusat penelitian, akademi, dan laboratorium untuk membantu mengembangkan teknologi.

ICAD mengatakan pekerjaan akan dimulai pada Oktober tahun ini. Diperlukan waktu sekitar empat bulan untuk menyelesaikan pencetakan 3D dari struktur bangunan dan 12 bulan lagi untuk melengkapinya dengan fasilitas yang sesuai.

Masjid ini diperkirakan akan dibuka pada awal tahun 2025.

Bagikan

Tags :


Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro