Tidur di lantai/sleepfoundation
Health

Kenali 7 Jenis Istirahat Untuk Mengembalikan Energi

Maretha Uli
Selasa, 8 Agustus 2023 - 18:54
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Rasa lelah muncul dari banyaknya aktivitas harian yang membutuhkan energi. Namun, lelah bukan hanya berlaku secara fisik saja. Karena itu, istirahat fisik seperti tidur saja tidak cukup.

Tidur yang cukup memang akan mengembalikan energi dan membuat tubuh segar kembali untuk melakukan aktivitas harian. Namun, rasa lelah juga bisa terjadi secara psikologis dan lelah ini tidak cukup dipulihkan dengan tidur saja. 

Ahli kesehatan asal Amerika Serikat, Dr Saundra Dalton-Smith mengatakan bahwa rasa lelah secara menyeluruh atau “burn out” terjadi secara fisik dan psikis. Energi tubuh habis bukan hanya untuk pergerakan, tetapi juga pikiran, perasaan, dan interaksi dengan orang lain.

Oleh sebab itu, dia mengembangkan 7 jenis istirahat yang diklaim bisa mengatasi burn out. Solusi untuk kelelahan mendalam tersebut dituliskan dalam buku Sacred Rest: Recover Your Life, Renew Your Energy, Restore Your Sanity.

1. Istirahat Fisik

Jenis yang paling dasar dan penting untuk dilakukan adalah istirahat fisik, karena sebagian besar energi habis untuk pergerakan tubuh. Istirahat fisik ini dibagi menjadi dua, yakni istirahat aktif dan pasif. 

Tidur dan tidur siang termasuk ke dalam istirahat pasif. Sementara istirahat fisik aktif adalah melakukan kegiatan restoratif seperti yoga, pilates, peregangan, dan terapi pijat. 

Istirahat fisik aktif bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan pernapasan, serta merelaksasi tubuh. Kegiatan ini akan membuat otot-otot tidak tegang setelah kelelahan.

2. Istirahat Mental

Istirahat mental berarti membersihkan kepala dari pikiran-pikiran yang membebankan. Pikiran tidak dapat ditenangkan hanya dengan tidur saja. Oleh sebab itu, istirahat mental juga penting bagi tubuh.

Cara melakukannya adalah dengan menjauh sejenak dari lingkungan, setidaknya untuk beberapa menit. Jauhkan ponsel dan komputer lalu fokus pada diri sendiri untuk sementara. Dr Dalton-Smith juga menyarankan latihan menenangkan diri dengan memejamkan mata selama semenit setiap hari.

3. Istirahat Sensorik

Jenis istirahat ini ditujukan untuk indra sensor. Gangguan teknologi dari cahaya komputer, musik, atau percakapan orang ramai bisa memberikan perasaan kewalahan karena semuanya ditangkap oleh indra. 

Untuk mengatasinya, sama seperti istirahat mental, yang diperlukan hanyalah mengistirahatkan masing-masing indra. Ini bisa dilakukan dengan menutup layar komputer dan ponsel, mematikan musik, menjauh dari keramaian, lalu menutup mata sejenak. 

4. Istirahat Kreatif

Istirahat yang satu ini melibatkan apresiasi karya seni dan keindahan alam. Dr Dalton-Smith menyarankan untuk menonton film, mengunjungi museum, menikmati matahari terbenam, mendengar musik, atau sekadar berjalan-jalan di alam. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengistirahatkan diri dari pekerjaan monoton yang membuat kewalahan. Aktivitas rekreasi seperti ini juga berguna untuk mendatangkan inspirasi. 

5. Istirahat Emosional

Saat merasa lelah, terkadang yang diperlukan adalah menjauhkan diri dari kewajiban menyenangkan orang lain dan fokus pada menyenangkan diri sendiri. Menjadi seorang “people pleaser” memakan banyak energi sehingga bisa berujung pada perasaan burn out.

Mengutamakan diri sendiri di atas perasaan orang lain adalah bentuk istirahat emosional yang perlu dilakukan. Istirahat ini bisa dimulai dengan tidak memendam perasaan, bersikap terus terang, menolak ajakan yang tidak diinginkan, dan melakukan hal yang memang diinginkan.

6. Istirahat Sosial

Sama seperti istirahat emosional, istirahat ini juga berkaitan dengan lingkungan sosial. Lelah secara sosial bisa bersumber dari banyaknya interaksi dan ambiguitas dari masing-masing hubungan tersebut. 

Jika salah satu hubungan yang dimiliki hanya membawa masalah dan menyulitkan, ini adalah saatnya untuk berhenti menjalani hubungan tersebut. Beristirahat secara sosial bisa juga dilakukan dengan menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang.

7. Istirahat Spiritual

Jenis istirahat terakhir adalah istirahat spiritual. Dr Dalton-Smith menyarankan untuk berinteraksi dengan “sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri” baik melalui doa dan meditasi. 

Istirahat spiritual juga bisa dilakukan dengan melibatkan orang lain, seperti mengikuti kegiatan komunitas, berdonasi, dan yang lainnya. Intinya adalah menjalin kembali hubungan dengan diri sendiri dan sesama manusia. 

Menjalin hubungan dengan diri sendiri dan orang lain bisa meningkatkan energi positif pada diri sendiri. Selain itu, istirahat spiritual juga menjadi kesempatan untuk lebih mengenali diri sendiri.

Penulis : Maretha Uli
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro