Ilustrasi kanker darah/Istimewa
Health

10 Gejala Awal Kanker Darah yang Perlu Diketahui

Mia Chitra Dinisari
Senin, 2 Oktober 2023 - 10:58
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak orang tidak yakin dengan gejala kanker darah dan tidak yakin kapan harus mencari pertolongan.

Kanker darah termasuk limfoma, leukemia, dan multiple myeloma. Leukemia adalah kanker sel darah putih yang berasal dari sumsum tulang.

Limfoma adalah kanker pada sistem limfatik, dan multiple myeloma berasal dari sumsum tulang dan mempengaruhi sel plasma.

Menurut Dr Deborah Lee, dari Dr Fox Online Pharmacy, banyak orang tidak menyadari bahwa kanker darah adalah hal yang umum.

Seperti banyak kanker lainnya, kanker darah sering kali terlambat didiagnosis, kata Dr Lee, sehingga menurunkan prognosisnya.

Sekitar 30 persen kanker darah didiagnosis melalui perawatan darurat di rumah sakit. 40 persen dari mereka akan hidup selama lima tahun, dibandingkan dengan 77 persen jika kondisi ini didiagnosis oleh dokter umum.

“Secara umum, kesadaran masyarakat terhadap kanker darah masih rendah. Artinya, masyarakat tidak yakin akan gejala yang muncul dan tidak yakin kapan harus mencari bantuan.”

Gejala awal kanker darah seringkali tidak jelas dan tidak spesifik.

Dr Lee mengatakan anemia dan trombosit yang rendah menyebabkan beberapa gejala dan tanda berikut:

  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Kelelahan dan kelelahan
  • Mudah memar
  • Benjolan dan pembengkakan – karena pembesaran kelenjar getah bening
  • Keringat basah kuyup
  • Demam
  • Sesak napas
  • Infeksi berulang atau persisten
  • Tampak pucat
  • Ruam kulit dan kulit gatal

Tanpa pengobatan, kanker darah akan menjadi stadium lanjut, yang berarti darah, limfatik, dan sumsum tulang penuh dengan jenis sel darah yang tidak berfungsi dengan baik.

Jika ini terjadi, gejala lain mungkin terjadi. Deposit sumsum tulang dapat terjadi dan menyebabkan nyeri tulang. Anemia memburuk, menyebabkan sesak napas dan nyeri dada. Fungsi kekebalan tubuh yang buruk meningkatkan kerentanan terhadap segala jenis infeksi dan penderitanya berisiko terkena pneumonia dan sepsis. Pasien merasa semakin lemah dan lelah, nafsu makan menurun dan berat badan semakin turun. Kanker darah dapat mempengaruhi otak sehingga menyebabkan sakit kepala dan kejang.”

Untuk mengurangi risiko kanker darah, kelola segala kondisi medis kronis sebaik mungkin, makan makanan sehat, jaga berat badan sesuai BMI yang dianjurkan, rutin berolahraga, tidak merokok, dan minum alkohol dalam batas yang dianjurkan.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro