Serangan jantung mendadak pada usia muda/ilustrasi
Health

Tips Hindari Kematian saat Nge-Gym Karena Henti Jantung

Mia Chitra Dinisari
Senin, 13 November 2023 - 07:54
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kematian di tempat fitnes atau gym jarang terjadi, namun bukan tidak mungkin.

Ada beberapa kasus kematian yang terjadi ketika seseorang sedang berolahraga di tempat fitnes, dan sebagian besar disebabkan oleh serangan jantung mendadak (SCA).

Dilansir dari Times of India, SCA ditandai dengan hilangnya fungsi jantung secara tiba-tiba dan tidak terduga, yang seringkali terjadi tanpa peringatan.

Meskipun beberapa orang mungkin sudah memiliki riwayat penyakit jantung, ada pula yang mengalami serangan jantung tanpa gejala, sehingga pencegahan dan keselamatan menjadi hal yang penting bagi para pengunjung gym.

Henti jantung mendadak dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk penyakit jantung yang mendasari seperti penyakit arteri koroner, kardiomiopati, dan kelainan jantung bawaan.

Hal yang mengkhawatirkan adalah SCA dapat terjadi pada individu yang sebelumnya tidak menunjukkan gejala penyakit jantung.

Serangan jantung tanpa gejala menimbulkan tantangan yang signifikan karena sulit untuk diprediksi dan dimitigasi.

Berikut tindakan pencegahan henti jantung saat nge-gym

1. Pemeriksaan Kesehatan Teratur

Pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting, terutama bagi individu yang berusia di atas 40 tahun dan mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

Pemeriksaan ini dapat membantu mengidentifikasi potensi faktor risiko dan kondisi jantung yang mendasarinya. Tes harus mencakup EKG, ECHO, TMT, PROFIL LIPID DAN FBS yang dilakukan satu kali setiap tahun.

2. Riwayat Kesehatan Keluarga

Memahami riwayat kesehatan keluarga Anda adalah alat yang berharga dalam menilai risiko penyakit jantung Anda sendiri.

Hal ini memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda untuk membuat strategi pencegahan yang lebih personal.

3. Pilihan Gaya Hidup Sehat

Menerapkan gaya hidup sehat dapat mengurangi risiko penyakit jantung secara signifikan. Pertahankan pola makan seimbang, lakukan aktivitas fisik secara teratur, dan capai serta pertahankan berat badan yang sehat.

4. Kenali gejala-gejala awal SCA

Mewaspadai tanda-tanda peringatan SCA sangatlah penting. Gejalanya mungkin termasuk nyeri dada mendadak, sesak napas, sakit kepala ringan, dan pingsan. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini saat berolahraga, segera dapatkan bantuan medis.

5. Pelatihan CPR dan AED

Mempelajari resusitasi jantung paru (CPR) dan cara menggunakan defibrilator eksternal otomatis (AED) sangatlah penting.

Tindakan cepat yang dilakukan oleh orang di sekitar dapat menyelamatkan nyawa ketika SCA terjadi, karena membantu menjaga aliran oksigen ke organ vital hingga bantuan profesional tiba.

Disarankan untuk mengikuti hal berikut saat berolahraga di gym:

• Mulailah secara perlahan dan secara bertahap tingkatkan intensitas dan durasi latihan Anda.
• Dengarkan tubuh Anda dan istirahatlah saat Anda membutuhkannya.
• Hindari berolahraga di tempat yang sangat panas atau lembab.
• Tetap terhidrasi dengan minum banyak cairan.
• Pemeriksaan jantung preventif tahunan harus dilakukan terutama jika Anda sedang melakukan olahraga intensitas tinggi

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro