Natal-Pixabay/JillWellington
Entertainment

Sejarah Awal 25 Desember Dipilih Jadi Perayaan Natal, Ini Alasannya

Restu Wahyuning Asih
Sabtu, 23 Desember 2023 - 14:10
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Umat Kristiani di seluruh dunia merayakan Natal di setiap tangga 25 Desember. Perayaan ini dilakukan untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus.

Biasanya, perayaan ini dibagi menjadi dua yakni kebaktian malam pada 24 Desember dan ibadah kedua pada 25 Desember.

Secara sejarah, Natal atau Christmas diambil dari kata Cristes maesse, yang berati Mass of Christ (Misa Kristus).

Pada masa kekaisaran Romawi, Natal dilakukan sebagai tradisi untuk menandai pergantian musim. Hal ini juga dilakukan oleh masyarakat Skandinavia yang melakukan perayaan sejak 21 Desember.

Sejarah 25 Desember ditetapkan Hari Natal

Melansir dari English Heritage, perayaan Natal pertama kali tercatat di Inggris pada tahun 1038. Kemudian Gereja Katolik menetapkan kelahiran Yesus pada 25 Desember.

Hal ini didasarkan dari hari Kristenisasi dies solis invicti nati (hari kelahiran matahari yang tak terkalahkan), hari libur populer di Kekaisaran Romawi yang merayakan titik balik matahari musim dingin sebagai simbolnya.

Meskipun apabila menilik dari Alkitab, tidak dijelaskan secara rinci dan spesifik kapan Yesus Kristus lahir.

Seiring berjalannya waktu, umat Kristiani pun merayakan Natal di setiap tanggal 25 Desember.

Makna ucapan "Merry Xmas" 

Beberapa umat yang merayakan Natal kerap menggunakan kalimat "Merry Xmas" ketimbang "Merry Christmas".

Xmas sendiri adalah singkatan umum dari kata Christmas yang berarti Natal. Namun bukan sembarang singkatan, kata tersebut ternyata memiliki arti.

Huruf X yang digunakan merujuk pada bahasa Yunani, yang artinya Chi. Huruf tersebut sekaligus menjadi yang pertama dari kata Yunani, Christos (Kristus).

Kata Xmas sudah dipakai sejak abad ke-18. Sejarah mencatat History of St. Edmund's College, Old Hall karya Bernard Ward yang pertama kali memakai kata tersebut.

Jauh sebelum itu, kata Xmas diyakini berasal dari tahun 1551 dengan versi awal "X'temmas". Kemudian pada 1753 ada kata Xmas yang ditemukan dalam sebuah surat dari George Woodward.

Penyair Inggris Lord Byron turut serta dalam mempopulerkan kata Xmas dalam karyanya pada 1811.

Hingga kini setelah ratusan tahun berlalu, kata Xmas nyatanya masih eksis dan sering dipakai untuk memberi ucapan selamat Hari Raya Natal.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro