Gangguan kecemasan
Health

Sering Menghindari Konflik? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Redaksi
Selasa, 16 April 2024 - 12:05
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagian orang seringkali menghindari suatu konflik yang terjadi baik didalam lingkungan pekerjaan maupun hubungan pribadinya jika kondisi ini dibiarkan terus menerus akan berdampak buruk pada hubungan yang dijalin.

Agar hubungan yang terjalin tetap terjaga keharmonisannya untuk itu harus siap menghadapi setiap konflik yang terjadi karena pada dasarnya konflik tidak akan bisa dihindari.

Dilansir dari choosingtherapy.com, Selasa (16/4/2024) orang yang menghindari konflik biasanya akan memberikan sikap seperti berdiam diri, mengubah topik pembicaraan dan mengasingkan diri dari lingkungan.

Simak penyebab orang menghindari konflik

1. Takut ditolak

Penyebab yang membuat orang menghindari suatu konflik yakni karena mempunyai pemikiran bahwa dirinya akan mendapatkan penolakan dari lingkungannya atas pendapat yang akan dia berikan.

2. Kecenderungan menyenangkan orang lain

Banyak orang yang terlalu memikirkan perasaan orang lain sehingga dirinya lebih memilih untuk menghindari segala konflik yang terjadi dengan mengalah serta menerima kesalahan yang sebenarnya bukan kesalahan yang dilakukan dirinya.

Jika kondisi ini terjadi dan dibiarkan dalam waktu yang lama hanya akan berdampak negatif pada diri sendiri yakni menurunkan tingkat kepercayaan diri sehingga tidak mempunyai kemampuan untuk mengutarakan pendapat kepada orang lain.

3. Kesadaran diri yang rendah

Orang yang sering menghindari konflik merupakan orang yang tidak mempunyai hubungan kuat dengan dirinya sendiri sehingga sulit dalam mengetahui apa yang diinginkannya dalam hidup atau bagaimana perasaannya terhadap suatu kondisi.

4. Takut pada emosi

Sebagian orang yang menghindari konflik memiliki ketakutan yang mendalam terhadap emosi sehingga mereka akan lebih cenderung menghindari situasi apapun yang dapat memicu respons emosional dalam bentuk apapun.

5. Tumbuh dilingkungan yang tidak menyukai konflik atau lingkungan yang berat konflik

Orang yang sering menghindari konflik biasanya tumbuh dalam lingkungan yang tidak menyukai konflik atau lingkungan yang berat konflik. Kondisi inilah yang akan membuat mereka cenderung menghindari segala konflik yang terjadi dalam hidupnya.

Cara untuk mengatasi agar tidak menghindari konflik:

1. Tetap tenang dan hormat

Upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi agar tidak selalu menghindari konflik dalam hidup yakni harus tetap tenang, mendapatkan ketenangan dapat dilakukan melalui teknik pernapasan. Mulai sekarang cobalah untuk menarik napas dalam-dalam dan buang secara perlahan ketika berada didalam suatu konflik. 

Cara tersebut wajib dilakukan karena dapat membantu mengatur sistem saraf sehingga menurunkan tingkat stress akibat pikiran yang negatif.

2. Identifikasi pemicu 

Langkah yang dapat dilakukan dalam mengatasi agar tidak selalu menghindari suatu konflik yakni mengetahui pemicu dari suatu konflik tersebut. Mulai sekarang cobalah untuk memahami dan mencari tahu penyebab dari konflik yang terjadi, hal ini dapat membantu dalam menyelesaikan serta mencari solusi dari konflik yang terjadi.

3. Berlatih di rumah

Cara yang dapat dilakukan agar bisa menghadapi konflik di lingkungan yakni dengan berlatih di rumah, mulai sekarang cobalah untuk berlatih konflik dirumah dengan cara membuat jurnal, melakukan dialog internal dan melihat contoh orang lain dalam mengatasi suatu konflik dengan cara yang sehat setelah itu praktikan sendiri strategi yang telah didapatkan.

4. Meningkatkan kesadaran emosional

Meningkatkan kesadaran emosional dapat membantu dalam menghadapi konflik yang dialami. Emosional yang stabil dapat menciptakan pikiran yang bersih dan tenang dalam pengambilan keputusan dan pencarian solusi dari konflik yang terjadi maka dari itu mulai sekarang cobalah untuk meningkatkan kesadaran emosional dengan cara mengontrol emosi dalam diri.

5. Pelatihan komunikasi dan ketegasan

Upaya yang dapat dilakukan agar dapat menghadapi konflik yang terjadi yakni belajar serta melakukan pelatihan komunikasi dan ketegasan. Mempelajari teknik komunikasi dan ketegasan akan membantu dalam meningkatkan rasa percaya diri sehingga berani dalam mengutarakan pendapat atau keinginan kepada orang lain.

Mulai sekarang cobalah berlatih komunikasi dan ketegasan dari cara yang paling sederhana yakni ketika dalam suatu obrolan cobalah untuk memberikan tanggapan dengan mengutarakan pendapat pribadi kepada lawan bicara. (Nur Afifah Azahra Aulia)

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro