Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Cara Deteksi Dehidrasi Pada Anak

Anak anda sering merasa kepanasan, rewel, lesu, mudah menangis dan marah, serta tidak bisa belajar dengan baik, dan mengalami masalah kesehatan seperti susah buang air besar, waspadalah. Bisa jadi anak tersebut mengalami dehidrasi.
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 08 Oktober 2014  |  15:10 WIB
Ini Cara Deteksi Dehidrasi Pada Anak
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Anak anda sering merasa kepanasan, rewel, lesu, mudah menangis dan marah, serta tidak bisa belajar dengan baik, dan mengalami masalah kesehatan seperti susah buang air besar, waspadalah. Bisa jadi anak tersebut mengalami dehidrasi.

Untuk mengatasi berbagai keluhan tersebut, anak dianjurkan untuk minum setiap 30-60 menit sekali sepanjang hari. Walau dia tidak merasa haus, terutama bagi anak yang aktif.

"Jangan menunggu hingga anak haus, karena haus merupakan tanda bahwa tubuh sudah kekurangan cairan," kata dokter Sudung O. Pardede, dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), di Jakarta, Rabu (8/10/2014).

Sayangnya, tambah Sudung, tidak mudah untuk mendeteksi kecukupan air pada anak, karena beberapa gejala dehidrasi tidak terlihat secara visual.

Anak, lanjutnya, juga seringkali tidak mengenali tanda-tanda dehidrasi, sehingga tidak dapat memberitahukannya kepada orang tua.

"Untuk menghindari hal tersebut, orang tua perlu mengajari kebiasaan minum pada anak, khususnya air putih yang memenuhi standar. Yaitu air jernih, tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, dan tidak mengandung kuman," ungkapnya.

Dokter Saptawati Bardosono, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), menambahkan pihaknya mensosialisasikan Urinary Color Chart (UCC) for Kids.

Yaitu salah satu cara deteksi tingkat dehidrasi anak melalui warna urin, yang sifatnya mudah dan praktis.

Dia menuturkan cara mengetahui tingkat dehidrasi pada anak dengan UCC for Kids sangat muda. Orang tua hanya perlu menampung urin anak dalam wadah bening saat berkemih.

"Kemudian perhatikan urin dalam wadah di bawah cahaya matahari, atau lampu neon putih, dan bandingkan dengan tabel warna UCC for Kids.

Warna pada UCC for Kids dapat menunjukkan anak terhidrasi dengan baik, kurang dehidrasi, atau mengalami dehidrasi," ujar Saptawati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan anak dehidrasi
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top