Teh hijau/Boldsky
Health

Begini Cara Gampang Atasi Stres

Newswire
Selasa, 9 Juni 2015 - 23:52
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Saat krisis, tak ada yang menandingi secangkir teh yang menenangkan. Saat kita ada di bawah tekanan dalam pekerjaan, kita sering menginginkan secangkir kopi.

Sekarang, para ilmuwan telah menunjukkan kenapa kita cenderung tertarik dengan minuman-minuman itu. Penelitian dari Portugis menunjukkan kafein melindungi kita dari dampak stres.

Tikus-tikus yang diarahkan pada situasi yang penuh tekanan setiap hari, menjadi cepat cemas dan kehilangan nafsu makannya. Hewan ini juga menderita gangguan ingatan dan menunjukkan tanda-tanda ketidaktertolongan.

Namun, menambahkan kafein pada air minuman sebelum hewan ini di bawah tekanan, menghentikan sebagian besar gejala untuk berkembang. Penelitian dari Universitas Coimbra penting karena pada manusia, stres yang konstan meningkatkan peluang didiagnosis depresi.

Pengobatan Baru

Pakar asal Inggris mengatakan bahwa mereka tidak merekomendasikan orang yang berada dalam tekanan menenggak cangkir demi cangkir kopi, segelas atau dua gelas kopi tambahan di pagi hari tak akan menyakiti.

Mereka berharap bahwa penelitian yang dipubikasikan dalam jurnal "Proceedings of the National Academy of Sciences" dapat mengarah pada pengobatan baru bagi penyakit mental.

Dr Sridhar Vasudevan dari Universitas Oxford mengatakan: "memberi kelangkaan hasil pengobatan dalam psikiatri, hasil ini sangatlah berarti."

Penelitian ini mendukung penemuan sebelumnya bahwa orang yang minum teh hitam memiliki kadar hormon stres yang rendah dalam tubuhnya.

Para ilmuwan  dari Unoversitas College, London, menemukan orang yang meminum teh mampu meredakan stres lebih cepat dari pada mereka yang minum minuman pengganti teh.Mereka yang minum ramuan teh hitam empat kali sehari selama enam minggu juga diketahui memiliki kadar hormon stres kortisol lebih rendah dalam darah setelah kejadian stress, dibandingkan dengan grup orang yang minum placebo.

Studi membagi 75 peminum teh pria  menjadi dua grup dan memonitor mereka selama enam minggu.

Mereka semua tidak minum teh, kopi dan minuman berkafein normal, mereka diberi campuran minuman berkafein yang diberi rasa teh buah terbuat dari unsur rata-rata secangkir teh hitam.

Grup lain diberi placebo kafein yang rasanya mirip tapi tanpa bahan aktif teh. Jika Anda merasa stres di kantor, secangkir teh manis atau kopi rasanya cocok. Menurut para ilmuwan, konsumsi gula dapat menekan hormon kortisol yang dikeluarkan dalam tubuh saat kita mengalami stress.

Para ilmuwan di Amerika Serikat meneliti dampak minuman manis pada 19 wanita usia antara 18 dan 40. Separuh dari grup diberi minuman manis pada saat sarapan, makan siang dan makan malam selama 12 hari, sementara separuh lainnya minum minuman yang diberi pemanis buatan aspartam.

Stres

Para relawan diinstruksikan untuk tidak mengonsumsi minuman bergula lain, termasuk jus buah, di luar waktu itu. Sebelum dan sesudah periode penelitian, para wanita diberi sebuah tes Matematika yang sulit dan kemudian melalui pindai MRI untuk mengukur tanggapan otak terhadap stres.

Contoh air liur juga digunakan untuk mengukur tingkat kortisol, yang diproduksi oleh kelenjar adrenal.

Wanita yang diberi minuman bergula mengeluarkan lebih sedikit kortisol selama tes Matematika dari pada mereka yang diberi minuman dengan pemanis buatan.

Semua minuman berwarna teh namun didisain untuk menyamarkan elemen seperti aroma, rasa dan keakraban rebusan, untuk mengeliminasi faktor-faktor seperti efek menyamankan meminum secangkir teh.

Kedua grup diarahkan agar terpapar pada satu dari tiga situasi penuh tekanan-ancaman pemecatan, tuduhan menguntit atau kecelakaan di panti jompo-di mana mereka dituntut menyiapkan respons verbal dan berargumentasi kasus mereka di depan kamera.

Tugas yang dibidik peningkatan "besar" dalam tekanan darah, denyut jantung dan peringkat stress subyektif di kedua grup. Namun, 50 menit setelah tugas, tingkat kortisol telah menurun dengan rata-rata 47 persen pada peminum teh dibanding 27 persen pada peminum teh palsu.

Profesor Andrew Steptoe dari Departemen Epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat UCL mengatakan: "Minum teh secara tradisional telah diasosiasikan dengan meredakan stres dan banyak orang percaya minum teh bisa membantu mereka rileks setelah menghadapi stres setiap harinya dalam kehidupan.”

Penulis : Newswire
Editor : Nancy Junita
Sumber : Antara
Bagikan

Tags :


Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro