Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berikut 3 Fase Yang dilalui Remaja di Indonesia di Era Teknologi Tinggi

Media social cenderung sangat tinggi penggunaannya di Indonesia, terutama di kalangan remaja.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Juli 2015  |  16:30 WIB
Ilustrasi - Sheknows
Ilustrasi - Sheknows

Bisnis.com, JAKARTA—Media social cenderung sangat tinggi penggunaannya di Indonesia, terutama di kalangan remaja.

Karena itulah, banyak pelaku media sosial dan para pemasar dan marketing brand untuk memperkenalkan produknya.

Umumnya, para pelaku ini menyasar generasi muda yang aktif dalam menggunakan gadget dan media sosial atau yang dikenal dengan “Generasi Millenial”.

Lantas siapakah mereka sebenarnya dan apa yang membentuk perilaku mereka?

Para peneliti menggunakan tahun lahir yang agak renggang mulai dari tahun 1980-an ke 2000-an untuk menentukan Generasi Millenial*. Hal ini dapat berarti apa saja mulai dari remaja ke awal dewasa.

Mengapa dicari dan didambakan? Karena generasi ini selalu terhubung, berubah-ubah tetapi memberi pengaruh sebagai penentu tren yang dapat membuat atau menghancurkan brand saat mereka memasuki tahun puncak pengeluaran mereka.

Di pasar dengan pertumbuhan tinggi seperti di Indonesia, di mana pendapatan tahunan gabungan dari generasi milenium mencapai US $ 38 miliar pada 2011, para remaja yang berpengaruh, paham teknologi secara radikal membentuk kembali dan bahkan merestrukturisasi lanskap ekonomi Indonesia.

Jadi siapakah Generasi Millenial ini sebenarnya, dan apa yang mendefinisikan perilaku dan sikap mereka?

Sebuah studi global oleh para ahli di Crowd DNA pada 2014 yang melakukan survei terhadap lebih dari 11.000 remaja dari 13 negara, salah satu di antaranya adalah Indonesia. Apa yang mereka temukan adalah remaja Indonesia secara luas dapat dibagi menjadi tiga kelompok: Hyper-Connected, Architects dan Explorers.

Kehidupan generasi Hyper-connected (usia 13-15 tahun)

Generasi ini berkisar antara keluarga dan teman-teman, dan teknologi terjalin dalam setiap bidang tunggal kehidupan mereka. Kelompok ini menempatkan nilai tertinggi pada media sosial dan perannya dalam kehidupan mereka.

Kelompok Architects (16-19 tahun)

Generasi ini adalah kelompok yang bergairah tentang pendidikan dan mulai berpikir tentang masa depan dan tujuan hidup mereka. Mereka adalah kelompok yang paling terbuka dari tiga kelompok usia yang ada untuk berbagi rincian kehidupan sehari-hari mereka.

Kelompok terakhir, Explorers (usia 20-24 tahun),

Generasi ini telah tumbuh untuk menggunakan teknologi lebih dari sekedar sarana untuk tetap berhubungan dengan teman dan keluarga, tetapi juga sebagai jalan untuk belajar tentang penyebab dan budaya global saat mereka memasuki usia dewasa. Mereka paling terlibat dengan brand dan konten dari brand.

Lebih lanjut tentang perilaku dan pandangan dari tiga segmen yang berbeda dari remaja Indonesia di bawah ini.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

remaja
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top