Es Krim dari Biji Nangka Atasi Anemia

Sebanyak lima mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuat es krim dari biji nangka.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Oktober 2015  |  13:30 WIB
Es Krim dari Biji Nangka Atasi Anemia
Es krim - wisegeek.com

Bisnis.com, JAKARTA-- Sebanyak lima mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuat es krim dari biji nangka.

Makanan ini bermanfaat untuk ibu hamil karena mampu mengatasi anemia yang sering mereka alami.

"Biji nangka itu ada kandungan zat besi yang mampu mengatasi anemia yang biasanya dialami ibu hamil. Biji nangka juga dapat memperlancar buang air besar (BAB), dan meningkatkan vitalitas," kata Sofiatul Manona di kampus Unusa Senin (5/10/2015).

Mahasiswa Program Studi D3 Kebidanan itu menciptakan es krim dari biji nangka bersama empat rekannya, yakni Nur Ilma Amalia (S1/Gizi), Dodit Mujiono (D3/Keperawatan), Puput Andriana A (D3/Kebidanan), dan Ulfa Muharromatun (D3/Kebidanan).

"Awalnya, kami mendapat tugas pelajaran kewirausahaan dan setiap kami pulang kampus lewat Pasar Wonokromo sering melihat pedagang nangka membuang biji nangka begitu saja, lalu kami mencoba untuk kreasi," katanya.

Masuk Seleksi

Setelah mendapat persetujuan, mereka mengerjakan tugas pelajaran kewirausahaan itu. Bahkan hasilnya pun masuk seleksi PKM (program kreativitas mahasiswa) di tingkat Kopertis Wilayah VII.

"Cara membuatnya, biji nangka yang disebut beton itu direbus dan dikupas kulitnya, lalu ditumbuk secara manual. Selanjutnya, tepung maizena dicampur full cream sebanyak 2 gram dipanaskan hingga kental dan akhirnya didinginkan," katanya.

Mereka juga mencampur cmc (carboxymethyl cellulose) dengan full cream dua gram dan didinginkan serta mengaduk whipping (sejenis pengembang adonan) dengan mixer hingga mengembang, dan akhirnya semua adonan dimasukkan ke whipping hingga membeku.

"Hasilnya dimasukkan freezer (kulkas) untuk menjadi es krim, tapi ada biji nangka yang ditumbuk halus dan ada yang dibuat agak kasar, sehingga ada dua tipe es krim biji nangka, yakni halus dan kasar," katanya.

Ditanya rencana ke depan, pihaknya sudah mencoba untuk memasarkan kepada anak-anak dan ibu-ibu, ternyata mereka suka, sehingga pihaknya merencanakan untuk mematenkan dan akhirnya memproduksi secara bisnis.

"Insha Allah namanya es krim Be Cool and Soft yang kami buat dari ratusan gram bahan baku seharga Rp 200 ribu akan menghasilkan 35 cup yang harganya Rp 6.000 per cup, sehingga kami bisa untung Rp 2 juta," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
es krim, anemia

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top