Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TBC Kini Jadi Penyakit Paling Mematikan Nomor Satu di Dunia

Untuk pertama kalinya, tuberkulosis (TBC) menyaingi HIV dan AIDS sebagai penyakit infeksi penyebab utama kematian orang di dunia, menurut badan kesehatan dunia, WHO.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Oktober 2015  |  06:20 WIB
TBC Kini Jadi Penyakit Paling Mematikan Nomor Satu di Dunia
Tuberkolosis - tuberkolosis.org
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Untuk pertama kalinya, tuberkulosis (TBC) menyaingi HIV dan AIDS sebagai penyakit infeksi penyebab utama kematian orang di dunia, menurut badan kesehatan dunia, WHO.

Data menunjukkan, sepanjang 2014 lalu, terdapat 1,1 juta orang meninggal karena TBC. Sementara HIV dan AIDS telah membunuh 1,2 juta orang di dunia, termasuk 400 ribu orang yang menderita TB dan AIDS. Direktur program TB WHO, Dr. Mario Raviglione, mengatakan, sekalipun intervensi TB sejak 2000 telah menyelamatkan nyawa 43 juta orang, namun angka kematian penyakit ini masih tinggi.

"Berita baiknya adalah intervensi TB telah menyelamatkan 43 juta orang sejak tahun 2000, namun sekalipun kebanyakan kasus TB telah ditangani, angka kematiannya masih tinggi," kata dia seperti dilansir Reuters. Sebuah laporan dari 205 negara mengenai TB memperlihatkan, sekitar 6 juta kasus baru TB muncul pada 2014, lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, yakni 9,6 juta orang.

Kemudian, dari 480 ribu kasus MDR TB (resistensi tehadap dua obat anti TB) pada 2014, hanya seperempat kasus yang terdiagnosa. Raviglione mengatakan, mengetahui kondisi ini, sudah saatnya dana internasional untuk TB mulai ditingkatkan. Menurut dia, saat ini dana internasional untuk HIV dan AIDS 10 kali lebih besar dibandingkan untuk TB.

Hal ini karena HIV dan AIDS sendiri telah menjangkiti wilayah-wilayah miskin di Afrika. Sementara TB lebih banyak ditemukan di India dan China, yang pemerintah lebih mampu menangani infeksi TB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hiv/aids

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top