Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Popok Bayi Seety Targetkan Tumbuh 35% tahun ini

Sweety, popok dari PT Softex Indonesia yang telah teruji klinis oleh Australian Dermatest Centre menargetkan tumbuh 35 persen pada tahun ini.
Reni Efita
Reni Efita - Bisnis.com 16 Januari 2016  |  06:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Sweety, popok dari PT Softex Indonesia  yang telah teruji klinis oleh Australian Dermatest Centre menargetkan tumbuh  35 persen pada tahun ini.

Manajemen popok yang telah teruji klinis sebagai material yang hypoallergenic dan aman untuk kulit bayi itu mempunyai strategi khusus untuk mencapai target pertumbuhan tersebut.

 “Kami melihat ekonomi Indonesia akan kembali menguat di tahun 2016. Begitu juga dengan daya beli dan consumer confidence. Untuk menjawab tantangan dan mencapai target di tahun 2016, kami akan terus mengeluarkan produk baru,” kata

Wenny Damayanti, Marketing Manager  PT Softex Indonesia, Jumat (15/1/2016).

Salah satu di antaranya untuk meningkatkan penjualannya yaitu dengan  meluncurkan Sweety gold. Produk itu telah diuji melalui beberapa tahapan yang cukup panjang, dan telah lulus uji tes baik nasional maupun internasional.

Menurut rilisnya yang diterima Jumat (15/1/2015), Sweety Gold mempunyai teknologi pertama di Indonesia yang menggunakan diamond layer techonology atau teknologi dengan lapisan bertektstur berlian. Keunggulan memiliki lapisannya sangat lembut dan aman bagi kulit bayi, dan mampu membuat cairan terdistribusi dengan super cepat dan diserap seketika, sehingga permukaan akan selalu kering. Dengan teknologi tersebut popok mempunyai kemampuan menampung yang cukup besar, lebih dari popok biasa dengan kadar absorbency yang sama, karena cairan tidak menggumpal di satu tempat saja.

“Dengan Sweety Gold, maka kami adalah diapers pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi dermatologist Australia. Added value dari Sweety Gold adalah adanya Diamond Layer Technology yang membuat lapisan atas popok sangat halus dengan daya serap dan daya tampung maksimal yang mampu menampung popok semalaman,” kata Wenny.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri popok
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top