Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

WONDERFUL LIFE: Sepenggal Kisah Ibu & Anak Hadapi Disleksia

Berawal dari kisah Amalia dan Aqil inilah, Creative & Co dan Visinema Picture tertarik menyulapnya ke layar lebar.
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 13 Februari 2016  |  15:00 WIB
WONDERFUL LIFE: Sepenggal Kisah Ibu & Anak Hadapi Disleksia
Buku yang diangkat dari pengalaman pribadi Amalia itu memaparkan bagaimana dia dan anaknya Aqil, harus menjalani berbagai terapi termasuk terapi luar ruang. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah sepatu yang memiliki mata nampak berada di antara berbagai jenis jamur. Tak hanya sepatu, jamur-jamur itu juga memiliki mata dan terkesan sedang melakukan percakapan. Di pojok kanan atas gambar-gambar itu tertulis kalimat Talking to My Shoes by Aqil April 2014.

Gambar tersebut termuat dalam buku Wonderful Life karya Amalia Prabowo. Sebuah buku yang berkisah tentang perjuangan seorang ibu menghadapi anak yang divonis terkena disleksia, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami gangguan belajar karena sulit membaca dan mempelajari bahasa, kendati penyandangnya memiliki tingkat kecerdasan normal atau di atas rata-rata.

Buku yang diangkat dari pengalaman pribadi Amalia itu memaparkan bagaimana dia dan anaknya Aqil, harus menjalani berbagai terapi termasuk terapi luar ruang.

Di luar dugaan, Aqil mempunyai kemampuan menggambar yang luar biasa, bahkan dia mampu menuangkan apa yang dilihatnya selama menjalani terapi luar ruang ke gambar yang hidup dan imajinatif. Seperti gambar Talking to My Shoes, yang terinspirasi dari hasil perjalanannya bersama sang ibu saat ke hutan dan melihat aneka jamur.

Berawal dari kisah Amalia dan Aqil inilah, Creative & Co dan Visinema Picture tertarik menyulapnya ke layar lebar. “Film ini berupaya menginspirasi agar jangan sampai merasa hidup selalu penuh dengan masalah,” kata Sutradara Wonderful Life Agus Makkie.

Saat ini, Wonderful Life masih dalam tahapan praproduksi. Agus berharap pengambilan gambar dapat berlangsung mulai pertengahan hingga akhir April 2016. “Praproduksi harus dimatangkan agar syutingnya efisien,” katanya.

Tim berupaya mematangkan konten agar penonton dapat mengerti dengan baik pesan yang ingin disampaikan lewat film tersebut. Dari segi lokasi, Agus tidak ingin memakan terlalu banyak tempat. Rencananya, pengambilan gambar akan berlangsung di Jakarta dan Jawa Timur.

Menurutnya, dalam mengadaptasi buku menjadi film, jalan cerita tidak perlu sama persis, yang terpenting adalah esensinya. Menyusun cerita untuk film perlu disesuaikan dengan kebutuhan penonton. Mereka perlu mendapatkan hiburan dalam durasi yang terbatas.

Wonderful Life tak hanya akan menyajikan adegan interaksi antara ibu dan anak, tetapi juga keindahan alam dan karya seni. Sentuhan grafis yang ditambahkan ke dalam cerita tidak hanya dipaksakan sebagai ornamental, tetapi juga akan membantu mendeskripsikan perasaan.

Film juga berupaya tampil komunikatif dengan menyajikan sosok Amalia yang seakan-akan sedang ‘curhat’ kepada penontonnya.

FILM PARENTING

Menurut Produser Won derful Life Rio Dewanto, cerita yang diangkat menarik karena ham pir tidak ada film tentang parenting di Indonesia. “Selain untuk orangtua, film ini juga ditujukan untuk anak-anak, “ katanya yang baru pertama kali menjadi produser film.

Anak-anak dapat melihat petualangan menyenangkan yang dialami Aqil dan ibunya. Secara umum, Wonderful Life mengajak penontonnya untuk menghidupkan kebahagiaan diri dan mengembangkan kebahagiaan keluarga.

Ide untuk membuat film ini datang dari pendiri Creative & Co Handoko Hendroyono. “Saya suka art, karya Aqil luar biasa dalam menangkap yang ada di lingkungannya,” katanya.

Film tersebut melibatkan peraih penghargaan penulis skenario adaptasi terbaik FFI 2015 Jenny Yusuf untuk menyusun skenario dan Atiqah Hasiholan sebagai pemeran utama.

Sementara itu, pemeran Aqil masih dalam proses pencarian. Handoko menargetkan Wonderful Life dapat tayang di bioskop pada Agustus atau September 2016 mendatang. ()

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

disleksia hari ibu

Sumber : Bisnis Indonesia, Sabtu (13/2/2016)

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top