Madonna Marah

Penyanyi Madonna pada Selasa (25/4/2017) menyuarakan kemarahannya mengenai berita bahwa satu studio Hollywood berencana menggarap biopik mengenai perjuangannya menembus industri musik pada tahun-tahun awal di New York tak seizin dia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 April 2017  |  13:55 WIB
Madonna Marah
Madonna - femalefirst.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Penyanyi Madonna pada Selasa (25/4/2017) menyuarakan kemarahannya mengenai berita bahwa satu studio Hollywood berencana menggarap biopik mengenai perjuangannya menembus industri musik pada tahun-tahun awal di New York tak seizin dia.

"Tidak ada yang mengetahui apa yang saya tahu dan apa yang saya lihat. Hanya saya yang bisa menceritakan kisah saya," tulis Material Girl itu di Instagram.

"Siapa pun yang mencoba (menceritakannya) adalah penipu dan orang bodoh. Mencari kepuasaan instan tanpa bekerja keras. Ini penyakit di masyarakat kita," katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Berjudul "Blond Ambition", nama tur Madonna yang provokatif tahun 1990, naskah biopik itu ditulis oleh penulis pendatang baru Los Angeles Elyse Hollander.

Deskripsi naskah itu menyebutkan bahwa ceritanya fokus pada kehidupan Madonna di New York pada awal 1980-an, saat dia melayari kehidupan asmara dan berusaha menembus industri musik yang memperlakukan perempuan sebagai barang sekali pakai.

Madonna, yang pindah ke New York pada 1978 dari daerah asalnya Michigan, dalam beberapa tahun belakangan makin sering bicara mengenai pengalamannya pada tahun-tahun awal di New York, termasuk di antaranya menjadi korban perkosaan.

Naskah

Terlahir dengan nama Madonna Louise Ciccone, bintang yang sekarang berusia 58 tahun itu bekerja di cabang Dunkin' Donuts di Times Square saat mengejar karir menari sebelum mengeluarkan album perdana tahun 1983.

Sementara, banyak lagunya diinterpretasikan sebagai cerminan hidupnya dan sejumlah buku ditulis mengenai dia, Madonna sama sekali tidak membuat autobiografi sendiri.

Dia bukan orang asing di Hollywood, membintangi film-film seperti "Desperately Seeking Susan," "Who's That Girl" dan "Evita."

Naskah Hollander tahun lalu memuncaki apa yang disebut sebagai daftar hitam Hollywood yang dipilih para eksekutif film sebagai naskah favorit mereka di antara naskah yang sudah beredar namun belum dipilih untuk produksi.

Laman Hollywood Reporter pada Senin mewartakan Universal mengambil proyek itu dan bahwa "Blond Ambition" akan diproduksi bersama dengan Michael De Luca, yang menggarap film erotis "Fifty Shades of Grey" dan drama Facebook "The Social Network" serta upacara Oscar.

Hollander, penulisnya, sebelumnya bekerja di balik layar film peraih Oscar "Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)" dan sudah menyelesaikan film pendek "Nikolai" tentang anak lelaki Roma yang beradaptasi dengan Amerika Serikat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
madonna

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top