Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Star Wars: The Last Jedi, Raup US$1miliar dalam 3 Pekan

Film "Star Wars: The Last jedi" produksi Disney-Lucasfilm akhirnya berhasil mencapai pendapatan kotor sebesar US$1 miliar dari penayangannya secara global. Film ini berhasil jumlah tersebut dalam rentang waktu tak sampai 3 pekan.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 02 Januari 2018  |  06:05 WIB
Teaser Star Wars The Last Jedi - Istimewa
Teaser Star Wars The Last Jedi - Istimewa

Bisnis.com, LOS ANGELES - Film "Star Wars: The Last jedi" produksi Disney-Lucasfilm akhirnya berhasil mencapai pendapatan kotor sebesar US$1 miliar dari penayangannya secara global. Film ini berhasil meraih jumlah tersebut dalam rentang waktu tak sampai 3 pekan.

Sepanjang akhir pekan di penghujung 2017, film ini berhasil mendapatkan US$120 juta secara global. Dari penayangan di bioskop lokal Amerika Serikat mereka mendapatkan US$52,4 juta dari 4.232 layar. Sementara dari luar Amerika Serikat mereka berhasil mendapatkan US$68 juta pada hari Jumat-Minggu lalu.

"The Last Jedi" kini menjadi film dengan pendapatan domestik terbesar ke-8 sepanjang masa. Saat ini film ini hanya terpaut US$15 juta dari edisi Star Wars yang dikeluarkan tahun lalu "Rogue One: A Star Wars Story" yang bertengger diposisi 7. Sementara secara global, film ini berada di posisi 24 dengan pendapatan sebesar US$1,04 miliar, sedikit lagi menggeser film animasi "Despicable Me 3".

Keuntungan mereka secara global diperkirakan akan kembali melonjak pada 5 Januari 2018 saat film ini mulai ditayangkan di China. Negeri Tirai Bambu adalah pasar terakhir mereka secara internasional.

Di sisi lain, film ini juga telah berhasil mengungguli film "Beauty and The Beast" yang mendapatkan total pendapatan kotor sebesar US$504 juta dari Amerika Utara. Sebelumnya film yang juga diproduksi Diseney tersebut menjadi film domestik negeri Paman Sam terlaris sepanjang 2017.

Saat ini "The Last jedi" adalah film keempat yang berhasil mendapatkan pendapatan kotor di atas US$1 miliar. Sebelumnya ada "Beauty and The Beast" (US$1,26 miliar), "The Fate of the Furious" (US$1,26 miliar) dan "Despicable Me 3" (US$1,03 miliar)

Pada pekan ke-3 penayangannya, film ini juga berhasil menjadi pemenang box office selama 3 pekan berturut-turut. Terakhir mereka kembali mengungguli film "Jumanji: Welcome to the Jungle" yang berhasi mendapatkan US$50,6 juta dari penayangan di 3.765 layar.

"Jumanji" sejauh ini telah menjadi kompetitor terbesar "The Last Jedi" sejak ditayangkan pada 20 Desember 2017. Film action-comedy  ini diproyeksikan akan berhasil meraup keuntungan kotor sebesar US$186,3 juta pada Senin (1/1/2017) waktu setempat, dari penayangan domestik mereka.

Film yang dibintangi Kevin Hart dan Dwayne Johnson ini diperkirakan menghabiskan sekitar US$90 juta untuk biaya produksi.  Di pasar internasional, film ini juga berhasil menorehkan catatan impresif dengan raihan total sebesar US$107 juta pada 28 Desember lalu.

Berdasarkan data dari comScore.com tahun ini bioskop domestik Amerika Serikat berhasil mendulang uang sebesar US$11,12 miliar, lebih rendah 2,3% dari capaian tahun lalu sebesar US$11,38 miliar dan sedikit lebih rendah dari capaian sebesar US11,14 miliar pada 2015.

Film seperti "Jumanji", "Thor: Ragnarok", "It", "Justice Leages", dan "The Last Jedi" berhasil menutup gap sebesar 6% yang didapat dari penayangan film sepanjang musim panas di Amerika Serikat. Reuters menyebutnya sebagai periode tersebut sebagai musim panas terburuk bagi perfilman Amerika Serikat selama 1 dekade terakhir.

Senior media analis Paul Dergarabedian mengatakan bahwa, tahun depan, kondisi perfilman Amerika dari segi pendapatan akan kembali berjaya. Menurutnya, keberadaan film blockbuster yang akan tayang pada 2018 akan sangat membantu hal ini.

"Dengan US$11 miliar yang sudah dicapai tahun ini, industri film Amerika saat ini tengah bersiap masuk ke musim penganugerahan, film blockbuster 2018, dan harapan untuk tahun yang tidak kalah menyenangkan dengan 2017," katanya.

Setelah "The Last Jedi" dan "Jumanji", film "Pitch Perfect 3" juga berhasil memperoleh catatan yang tak kalah impresif. Film ini berhasil mendapokan tak kurang dari US$22,7 juta dari penayangan di 3.468 layar domestik. Perolehan total mereka setelah 11 hari menjadi US$69,2 juta. Dari pasar internasional film ini berhasil mendapatkan US$13,1 juta sepanjang pekan lalu, menggenapkan pendapatan mereka dari luar Amerika Serikat menjadi US$28,6 juta.

Di posisi keempat, ada film drama musikal Hugh Jackman "The Greatest Showman" dengan pendapatan kotor sebesar US$20,3 juta dari 3.316 bioskop selama 4 hari penayangan. Film ini menjadi film dengan paling impresif sepanjang akhir pekan malam natal. Pendapatan mereka meningkat sebesar US$73%. Diperkirakan film ini akan mencapai US$53,8 juta pada Senin (1/1/2018).

Sementara untuk posisi kelima diisi film animasi "Ferdinand" yang menjadi satu-satunya film box office yang tayang bersamaan dengan "The Last Jedi". Film animasi ini berhasil mendapatkan US$15,1 juta dari penayangan domestik mereka di 3,337 layar. Selama 18 hari penayangan film ini berhasil mencatatkan keuntungan kotor sebesar US$57,3 juta.

Sementara itu film animasi lainnya, "Coco" harus rela berada di posisi keenam dengan perkiraan pendapatan kotor sebesar US8,8 juta dari 2,845 layar.  Secara domestik, film ini diperkirakan menyentuh angka US$181,1 juta dan secara global sebesar US$539.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

box office

Sumber : Reuters

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top