Artis Pakai Narkoba, Polisi Gelar Tes Urine di Lokasi Syuting

Maraknya artis yang ditangkap karena terjerat narkoba membuat polisi akan melakukan tes urine terhadap artis di lokasi syuting.
JIBI | 23 Februari 2018 07:21 WIB
Para artis, manajer, dan produser menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) deklarasi anti-narkoba di hadapan aparat Kepolisian Resor Jakarta Selatan, Kamis (22/2 - 2018).

Bisnis.com, JAKARTA - Maraknya artis yang ditangkap karena terjerat narkoba membuat polisi akan melakukan tes urine terhadap artis di lokasi syuting.

Langkah tersebut dilakukan dengan menjalin kerjasama pemberantasan narkoba dengan pegiat dunia hiburan, sepertia artis, manajer, dan produser.

Satu dari enam poin nota kesepahaman atau memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani para pegiat dunia hiburan adalah tes urine secara berkala di lokasi-lokasi syuting.

"MoU-nya sudah ada, manajer atau artis akan melaksanakan tes urine pada saat syuting, mereka bersedia," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Budi Sartono di kantornya, Kamis (22/2/2018).

Kegiatan itu, kata Budi, disepakati sebagai upaya pembasmian, maupun pencegahan penyebaran narkoba dari dalam lingkungan dunia hiburan.

"Seperti kita juga sering tes urine terhadap anggota Polri, artis pun bersedia, dan mereka bersedia."

Tes urine itu, kata Budi, direncanakan dilakukan berkala, misalnya satu bulan sekali. Alasannya, menurut Budi, kegiatan itu bakal membutuhkan orang yang cukup banyak. Lokasi dan waktu pelaksanaan juga bakal dilakukan secara acak.

"Jadi, acak tapi yang pasti waktunya akan kami tentukan, mungkin sebulan sekali," ujar Budi.

"Dalam satu bulan itu, ada syuting di wilayah mana saja di Jakarta selatan kita akan datang," Budi menambahkan. Budi berharap kegiatan itu bisa berjalan secepatnya. "Mungkin minggu-minggu depan sudah kami laksanakan," kata Budi.

Jajaran Polres Jakarta Selatan bersama artis, manajer, dan produser menandatangani MoU deklarasi anti-narkoba di Polres Jakarta Selatan, Kamis sore. Produser Manoj Punjabi sepakat dengan rencana kepolisian.

Menurut Manoj narkoba adalah barang haram, khususnya dalam bisnis perfilman. Manoj berpendapat memakai narkoba bukanlah gaya hidup yang patut ditiru.

"Pesan kami untuk masyarakat, say no to drugs,” kata Manoj.

“Itu sesuatu yang jelek. Hidup kita akan hancur, keluarga kita akan berantakan," ujar Manoj lagi.

Para artis, kata dia, punya tanggung jawab untuk memberi contoh yang baik bagi masyarakat. Sebab, mereka adalah sosok yang kerap tampak di hadapan masyarakat.

Tahun ini, sejumlah artis diciduk lantaran kedapatan menggunakan narkoba, diantaranya Jennifer Dunn, Fachri Albar, Roro Fitria, dan yang teranyar adalah putri ratu dangdut Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida.

Sumber : Tempo

Tag : narkoba
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top