Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Perempuan Indonesia Jangan Minder

Pemilik Hagen Dazs Indonesia Dita Soedarjo berharap perempuan Indonesia tidak minder tetapi percaya diri untuk terus berkarya. Bila mereka memiliki passion di bidang tertentu, ujar Dita, maka harus dikembangkan. Umpamanya dengan berwirausaha karena saat ini dipermudah oleh teknologi.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 13 Maret 2018  |  20:06 WIB
Perempuan Indonesia Jangan Minder
Konferensi pers acara WITT Kartini Award dan Miss WITT 2015 di Hotel Mulia - JIBI/Duwi Setiya Ariyanti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilik Häagen Dazs Indonesia Dita Soedarjo berharap perempuan Indonesia tidak minder tetapi percaya diri untuk terus berkarya. Bila mereka memiliki passion di bidang tertentu, ujar Dita, maka harus dikembangkan. Umpamanya dengan berwirausaha karena saat ini dipermudah oleh teknologi.

“Kalau senang kuliner ya buka usaha kuliner lewat daring. Bisa dilakukan dengan santai tetapi yang penting sudah mulai melakukan sesuatu,” tutur putri dari konglomerat Soetikno Soedarjo dan Dian Muljadi ini, Selasa (13/3/2018).

BACA JUGA

Dita menambahkan momentum Hari Perempuan Internasional ini dapat dijadikan refleksi bagi perempuan Indonesia untuk menunjukan bahwa mereka dapat berkarya sejajar dengan kaum lelaki. Tidak hanya itu, mereka juga bisa memperlihatkan bahwa perempuan memiliki kelebihan dibandingkan kaum laki-laki.

“Saya juga berharap perempuan Indonesia tidak lagi terbelenggu dengan target umur untuk menikah segala macam. Tetapi fokus terhadap cita-cita terlebih dahulu,” tutur pemilik label fesyen Dignity Woman ini.

Dita sendiri memiliki sejumlah kegiatan untuk membantu perempuan-perempuan lainnya. Umpamanya di Dignity Academy memberikan pelatihan eyelash extension manicure pedicure dan makeup untuk eks tenaga kerja wanita berstatus janda. Kemudian, memberikan beasiswa lewat program Dignity Woman untuk perempuan kurang mampu.

Baca

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wanita
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top