Anda Mau Sehat ? Jangan Korek Hidung dengan Jari

Seringkali kita tidak menyadari pentingnya menjaga kesehatan hidung sebagai organ pertama yang menyaring udara pernapasan yang akan masuk ke dalam paru-paru.
Yoseph Pencawan | 27 April 2018 17:19 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -Seringkali kita tidak menyadari pentingnya menjaga kesehatan hidung sebagai organ pertama yang menyaring udara pernapasan yang akan masuk ke dalam paru-paru.

Hidung juga berfungsi menjaga kelembaban, sebagai penghangat udara dan indra penciuman. Jika kesehatannya terganggu, hidung  dapat tersumbat, yang dapat menimbulkan pilek, gangguan saluran napas atas, bahkan gangguan tidur, yang pada akhirnya menimbulkan gangguan saluran napas bawah.

Menurut Sarwastuti Hendradewi, Ketua Program Studi PPDS I Ilmu Kesehatan THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, hidung yang terkena infeksi dan komplikasi akan menimbulkan gejala seperti hidung tersumbat, pilek, gangguan penciuman dan pusing yang mengakibatkan rhinosinus.

"Gangguan tersebut sampai pada saluran napas bawah dan akan menimbulkan bronkitis," ujarnya, di sela-sela peluncuran kampanye #Cucihidungsetiaphari, di Jakarta, belum lama ini.

Untuk menjaga kesehatan dan kelembaban hidung sehari-hari, lanjut dia, dapat dilakukan pencucian dengan larutan isotonik minimal 1 kali sehari. Caranya, untuk hidung kanan, miringkan kepala ke kiri, tahan napas semprot hidung kanan, begitu pun dengan hidung kiri. Kalau caranya benar, cairan isotonik akan keluar di sebelahnya.

"Selain itu, kita juga perlu melindungi hidung saat beraktivitas, menghindari penyebab alergi, menciptakan lingkungan udara yang bersih dan jangan mengorek hidung dengan tangan," tegasnya.

Dari informasi dalam Jurnal Kedokteran International, Journal of Environmental Research and Public Health, tindakan mencuci hidung berperan melunakkan dan mengalirkan lapisan lendir pada rongga hidung.

Mediator-mediator penyebab reaksi peradangan atau reaksi alergi, seperti prostaglandin dan leukotrien, dibuang selama tindakan ini. Tindakan itu juga dapat mengurangi gejala alergi atau gejala selesma.

Selain itu, kita juga perlu melindungi hidung saat beraktivitas, menghindari penyebab alergi, menciptakan lingkungan udara yang bersih dan jangan mengorek hidung dengan tangan

Dengan dialirkannya cairan salin di rongga hidung, produksi cairan dan kelembaban rongga hidung mudah dikendalikan sehingga berkumpulnya bakteri dapat dicegah.

Kandungan ionion dalam cairan pembersih juga memberi manfaat tersendiri, seperti membantu perbaikan sel selama proses radang, mencegah kerusakan sel, menurunkan kekentalan dahak dan mengurangi kematian sel Epitel.

Tag : kesehatan
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top