Banyak yang Bilang Puasa Bagus untuk Kesehatan, Ini Penjelasannya

Agama Islam mewajibkan ummatnya untuk melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadan selama sebulan penuh dan di balik itu memang terdapat berbagai faedah yang dapat diperoleh individu untuk kesehatan tubuh.
Yoseph Pencawan | 15 Mei 2018 18:55 WIB
Ilustrasi: Satu keluarga Muslim di Paris berbuka puasa bersama - Reuters/Youssef Boudlal
Bisnis.com, JAKARTA - Agama Islam mewajibkan ummatnya untuk melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadan selama sebulan penuh dan di balik itu memang terdapat berbagai faedah yang dapat diperoleh individu untuk kesehatan tubuh.
 
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam mengungkapkan, puasa berdampak positif terhadap kesehatan karena dalam menjalankannya ada pembatasan asupan makanan, keteraturan dan pengendalian diri.
 
"Ketiga unsur ini adalah sesuatu yang seharusnya konsiten kita laksanakan baik pada saat berpuasa dan setelah berpuasa," ujarnya hari ini Selasa (15/5/2018).
 
Puasa membuat seseorang mengurangi frekuensi makan sehingga akan terjadi pembatasan asupan makan dan pembatasan kalori (restriksi kalori). Pembatasan ini akan membuat tubuh melakukan penghancuran lemak serta menekan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh.
 
Dengan pembatasan makan, berat badan dan kolesterol juga akan turun, begitupun kadar gula darah akan lebih terkontrol. Selain itu, dengan berpuasa sepanjang hari juga aakan membuat kita mengurangi konsumsi camilan-camilan yang tidak sehat seperti coklat, keju dan lemak.
 
Dengan berpuasa kita juga akan mengurangi makanan-makanan yang manis dan asin yang belum tentu sehat bagi tubuh. Di samping itu, bagi mereka yang merokok pun akan mengurangi konsumsi rokoknya setiap hari.
 
"Karena itu, puasa akan membuat orang yang sehat menjadi tambah sehat dan orang dengan berpenyakit kronis, seperti hipertensi, kencing manis, kegemukan dan kolesterol tinggi, akan menjadi lebih baik dan terkontrol."
 
Kendati demikian, lanjut dia, kondisi tersebut akan sangat sulit tercapai bila dalam berpuasa seseorang bersikap "balas dendam" saat berbuka, atau mengonsumsi minuman dan makanan secara berlebihan. 
 
Tag : kesehatan, Ramadan 2018
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top