Sebelum Bertengkar di Media Sosial, Perhatikan 3 Hal Berikut

Semakin banyak orang merasa nyaman untuk membagi semua hal dalam kehidupan dan hubungan pribadi di media sosial. Namun, melakukan hal tersebut sebenarnya dapat memperburuk masalah, terutama bila bertengkar dengan pasangan di media sosial.
JIBI | 24 Mei 2018 11:16 WIB
Roy Purba (kiri) bersama Dewi Perssik dan Angga Wijaya, serta paranormal Roy Kiyoshi. - Instagram @ dewiperssikreal

Bisnis.com, JAKARTA – Semakin banyak orang merasa nyaman untuk membagi semua hal dalam kehidupan dan hubungan pribadi di media sosial. Namun, melakukan hal tersebut sebenarnya dapat memperburuk masalah, terutama bila bertengkar dengan pasangan di media sosial.

Penyanyi Dewi Perssik, misalnya, menghapus foto kebersamaannya dengan sang suami, Angga Wijaya di Instagram dan mengunggah tulisan tentang perselingkuhan, serta menyindir suaminya.

Mengutip laman Family Life, media sosial sekarang memiliki peran yang cukup besar dalam pertengkaran keluarga. Dibanding bicara secara langsung, orang lebih suka menunjukkan perasaan mereka di media sosial.

Dengan membuka masalah pada publik, akan banyak opini luar yang masuk dan memperburuk situasi.

Hal yang paling penting adalah untuk berpikir terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk bertengkar di media sosial. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan.

#Bicarakan dulu dengan suami

Sebelum mengatakan sesuatu di media sosial mengenai masalah keluarga, sebaiknya pikirkan dulu. Tanya pada diri sendiri, “Apakah suami tidak tersinggung saat melihat hal ini? ” Atau bahkan berpikir apakah ini sesuatu yang bisa ditunjukkan terlebih dulu pada suami kalau Anda akan menulis sesuatu di media sosial. Bicarakan masalah dengan suami terlebih dahulu juga dapat membantu agar tidak ada salah komunikasi.

#Gunakan media sosial untuk saling membangun

Sekarang sangat mudah untuk menunjukkan sesuatu pada semua teman dan keluarga, atau untuk mengirim pesan ke orang jauh. Media sosial memudahkan komunikasi satu sama lain saat Anda terpisah di siang hari, dan itu akan menjaga hubungan saat mulai menjauh. Gunakan media sosial untuk saling membangun satu sama lain, bukan untuk mengatakan hal-hal yang tidak baik mengenai satu sama lain.

#Komunikasi di luar media sosial

Media sosial bukanlah alat komunikasi utama dengan suami. Tingkatkan komunikasi dengan suami di luar media sosial, bisa dengan pesan pribadi atau saat bertemu di rumah. Bahkan, saat sedang di rumah sebaiknya simpan elektronik dan fokus dengan satu sama lain.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
media sosial

Sumber : Tempo

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top