Bayi Sering di Ruangan Dingin, Hati-Hati dengan Masalah Kulit

Bayi dilahirkan dengan kulit yang sangat sensitif, bersifat unik dan secara alami jauh lebih kering dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Pada dasarnya, struktur kulit bayi mencapai 30% lebih tipis dari kulit orang dewasa, dan dapat kehilangan kelembaban lebih cepat, bahkan dua kali lebih cepat pada kenyataannya, yang berarti dapat rentan terhadap kekeringan dan iritasi.
Dewi Andriani | 27 September 2018 18:33 WIB
Bayi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Bayi dilahirkan dengan kulit yang sangat sensitif, bersifat unik dan secara alami jauh lebih kering dibandingkan dengan kulit orang dewasa.

Pada dasarnya, struktur kulit bayi mencapai 30% lebih tipis dari kulit orang dewasa, dan dapat kehilangan kelembaban lebih cepat, bahkan dua kali lebih cepat pada kenyataannya, yang berarti dapat rentan terhadap kekeringan dan iritasi.

Saat ini, di banyak kota besar, bayi lebih sering berada di lingkungan atau ruangan dingin yang dapat menyebabkan kulit bayi menjadi kering dan gatal. Permasalahan kulit yang timbul akibat kulit bayi yang sensitif ini sering sekali menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh orang tua.

Dokter spesialis kulit Akbar Wedyadhana menjelaskan bahwa kulit bayi dan anak berbeda dengan orang dewasa, walaupun strukturnya sama namun belum berfungsi dengan optimal.

Kulit bayi dan anak lebih tipis, jaringan antar sel relatif lebih longgar, sistem pertahanan tubuh alamiah maupun adaptive di kulit belum cukup matang. Kondisi kulit yang belum berfungsi matang inilah yang membuat kulit bayi rentan terjadi ruam , iritasi dan masalah kulit lainnya.

Maka sangat disarankan untuk merawat kulit bayi secara tepat, khususnya bayi dengan riwayat kulit sensitif atau eksim (dermatitis atopik) menggunakan produk perawatan berpelembap (moisturizer) yang mengandung emolien.

“Salah satu jenis emolien yang bisa dipilih adalah colloidal oatmeal yang dapat mengatasi kekeringan kulit, menurunkan peradangan dan memperbaiki sawar kulit,“ ujarnya.

Selain itu, Akbar juga menyarankan orang tua untuk mengurangi penggunaan produk yang mengandung deterjen, antiseptik, pewangi atau alkohol yang dapat menyebabkan kulit bayi menjadi kering dan mencetuskan ruam pada kulit bayi.

Tag : bayi
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top