Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Dia 7 Keuntungan Menjadi Cashless Society

Tidak dapat dipungkiri, peralihan sistem transaksi pada masyarakat dikarenakan adanya teknologi pembayaran yang inovatif, efisien, aman, dan mudah digunakan. Lantas, apa saja keseruan menjadi bagian dari cashless society.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 24 Januari 2019  |  10:02 WIB
Transaksi tol non tunai - Istimewa
Transaksi tol non tunai - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Perkembangan teknologi sejatinya memicu perubahan gaya hidup termasuk dengan cara bertransaksi masyarakat Indonesia.

Saat ini, masyarakat sudah mulai terbiasa bertransaksi non-tunai dengan teknologi pembayaran digital atau yang disebut dengan tren cashless society.

Berdasarkan Consumer Payment Attitudes Study yang dirilis oleh Visa (2016), masyarakat Indonesia lebih suka menggunakan kartu pembayaran elektronik dibandingkan dengan uang tunai.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa 34% masyarakat Indonesia hanya membawa sedikit uang tunai dibandingkan dengan lima tahun yang lalu, karena 71% masyarakat lebih suka menggunakan kartu pembayaran dan 59% menganggap bahwa membawa uang tunai tak lagi aman.

Hal ini sejalan dengan program yang diinisiasi oleh Bank Indonesia pada tahun 2014, yaitu Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Tidak dapat dipungkiri, peralihan sistem transaksi pada masyarakat dikarenakan adanya teknologi pembayaran yang inovatif, efisien, aman, dan mudah digunakan. Lantas, apa saja keseruan menjadi bagian dari cashless society.

1. Banyak promo? Sudah pasti!

Transaksi menggunakan alat pembayaran non-tunai sebenarnya sangat menguntungkan bagi masyarakat. Hal tersebut tentunya sangat beralasan, karena banyak merchant yang menawarkan berbagai potongan harga dan cashback bagi pengguna setianya. Hal tersebut membuat barang-barang yang dibeli menjadi lebih murah dan tentunya bisa membuat lebih hemat

2. Pengeluaran menjadi lebih teratur

Pembayaran non-tunai selain lebih cepat dan efisien, juga memungkinkan pengguna untuk memonitor berbagai transaksi yang pernah dilakukan sebelumnya. Melalui laporan ini tentunya pengguna bisa merencanakan keuangan secara lebih baik lagi di setiap bulannya.

3. Anti transfer dengan biaya tambahan

Hal yang biasa menjadi kendala ketika ingin transfer dana untuk keluarga atau teman yang memiliki rekening dari bank lain adalah biaya transfer. Tanpa disadari, secara rutin mengeluarkan biaya untuk transfer antar bank yang terasa sedikit tetapi cukup menguras kantong. Apalagi jika harus transfer beberapa kali ke beberapa rekening berbeda, jadi merasa ‘terbebani’.

Melalui chasless ada layanan free transfer yang memungkinkan lebih leluasa transfer kemanapun dan kapanpun

4. Tidak perlu antri lama di pintu tol

Sejak diberlakukannya kebijakan Pemerintah Indonesia tentang pembayaran pada semua pintu tol menggunakan E-money, uang elektronik berbentuk kartu ini menjadi kebutuhan yang wajib dimiliki oleh pengendara mobil. Keputusan tersebut mempercepat antrian bayar di pintu tol dan menghemat waktu para pengendara karena penggunaan E-money hanya perlu sekali tap.

5. Buka rekening tidak harus datang ke bank

Dengan adanya teknologi biometrik yang berupa fingerprint pada e-KTP, verifikasi dan data keamanan setiap nasabah sudah tercatat dan terintegrasi sehingga mempersingkat waktu nasabah dalam membuka rekening. Bukan hanya buka rekening, tetapi semua layanan kegiatan perbankan lain seperti transfer dana atau cek saldo juga sudah dapat dilakukan melalui aplikasi.

6. Bertransaksi lebih aman dan efisien

Pada awalnya orang cenderung ragu bertransisi dari memakai uang tunai menjadi uang elektronik. Mereka berpikir apakah uang mereka akan aman dan tidak akan tersedot oleh pihak yang tidak bertanggung jawab? Tapi kini sudah ada layanan soft token yang hanya membutuhkan satu password untuk segala transaksi jadi tetap aman tanpa harus repot.

7. Memanfaatkan fitur interaktif dari aplikasi

Jika kita mengandalkan sistem, tentu semua hal akan menjadi lebih praktis dan terkendali. Akan tetapi, ada kalanya kita bingung bagaimana harus menggunakannya atau apa yang harus dilakukan ketika sistem sedang mengalami gangguan saat kita mau bertransaksi.

Leonardo Koesmanto, Head of Digital Banking DBS di Indonesia mengatakan saat ini tersedia fitur interaktif bernama digibot. Sebagai Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang dimiliki oleh digibank by DBS, digibot akan menjawab segala pertanyaan tentang digibank.

"Buat kamu yang sudah menjadi bagian dari cashless society, tidak perlu bingung lagi harus bertanya pada siapa karena digibot mampu menyediakan layanan chatting, kirim dana, dan cek transaksi untuk nasabah selama 24/7," ujarnya dalam rilis yang diterima Bisnis, Rabu (23/1/2019).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cashless
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top