GBI Hentikan Sementara Lisensi di Indonesia

Pusat penyedia perawatan kecantikan terkemuka Global Beauty International (GBI) menghentikan perjanjian lisensi lokalnya di Indonesia terhitung sejak 19 Oktober 2018, setelah 24 tahun beroperasi.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 14 Februari 2019  |  01:01 WIB
GBI Hentikan Sementara Lisensi di Indonesia
Ilustrasi - Makeupandbeauty

Bisnis.com, JAKARTA – Pusat penyedia perawatan kecantikan terkemuka Global Beauty International (GBI) menghentikan perjanjian lisensi lokalnya di Indonesia terhitung sejak 19 Oktober 2018, setelah 24 tahun beroperasi.

Penghentian lisensi pemilik merek dagang Marie France Bodyline, Bella Skin Care, Bella Marie France (BMF), Svenson Hair Centre, Harvard Addhair Technologies, Clinic MF dan Men’s Skin Centres, tersebut dilakukan menyusul transformasi perusahaan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan di Indonesia.

“Keputusan ini berarti seluruh kegiatan operasi di bawah merek Marie France Bodyline, Bella Skin Care dan Svenson Hair Centre dihentikan,” ujar Chief Executive Officer Global Beauty International (GBI) Amy Quek, dalam keterangan resminya, Rabu (13/2).

Dengan demikian, pusat perawatan yang selama ini menyediakan berbagai layanan perawatan kecantikan termasuk pelangsingan, perawatan kulit hingga perawatan rambut menghentikan sementara operasionalnya di Indonesia.

Amy menjelaskan, keputusan penting ini merupakan langkah awal GBI meningkatkan pengalaman pelanggan di Indonesia pada tahun 2019 agar menciptakan layanan lebih baik lagi. GBI menyatakan berkomitmen terus meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menjamin taraf pelayanan tertinggi serta menghadirkan perawatan kecantikan terdepan untuk para pelanggan setia.

Selama ini, GBI dikenal beroperasi di Singapura, Indonesia, Malaysia, Hong Kong dan Macau.

Menurut Amy, GBI telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 24 tahun berkat dukungan luar biasa dari para pelanggan. Pihaknya akan terus berupaya melampaui harapan pelanggan di setiap langkah yang ditempuh, serta tetap bersemangat menghadirkan transformasi baru ini.

“Selama menjalani transformasi ini, kami sangat menganjurkan kepada seluruh pelanggan kami di Indonesia untuk mengirimkan nama, nomor yang bisa dihubungi, alamat e-mail dan nomor pelanggan (jika ada) melalui alamat-alamat e-mail resmi kami agar dapat memastikan bahwa Anda menerima kabar terkini dari kami secara rutin,” jelas Amy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
salon

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top