Waspada, Gejala Tuberkulosis pada Anak Tak Selalu Batuk

uberkulosis ternyata masih menjadi salah satu penyakit tertinggi yang diderita oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan data WHO, Indonesia menempati peringkat tiga dengan kasus TB terbanyak di dunia setelah India dan China.
Asteria Desi Kartika Sari | 09 Mei 2019 15:10 WIB
Batuk - fastpaceurgantcare.com

Bisnis.com, JAKARTA-- Tuberkulosis ternyata masih menjadi salah satu penyakit tertinggi yang diderita oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan data WHO, Indonesia menempati peringkat tiga dengan kasus TB terbanyak di dunia setelah India dan China.

Untuk itu, masyarakat dituntut waspada. Apalagi penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa. Dalam banyak kasus, TB juga bisa terjadi pada anak. Meskipun demikian, TB sendiri bukanlah penyakit yang diturunkan. Penyakit ini ditularkan oleh  Mycobacterium Tuberculosis yang tersebar melalui udara.

Apabila salah satu gejala TB pada orang dewasa ialah batuk terus-menerus dan disertai batuk darah, pada anak kecil gejala TB tidak selalu disertai dengan batuk.

Dokter spesialis paru dan pakar TB dan MDTR TB Erlina Burhan mengatakan anak bukalah orang dewasa kecil. Menurutnya, naka kecil memiliki karakteritik tersendiri. Gejala Tb yang paling jelas, lanjutnya, adalah batuk bahkan disertai dengan darah.

"Kalau pada anak justru kalau kena TB tidak selalu batuk walaupun ada yang batuk tapi tidak selalu batuk,"katanya.

Salah satu gejala TB yang menonjol pada anak adalah menurunnya berat badan anak. Selain itu, lanjut Erlna, anak yang terkena TB juga cenderung lebih susah untuk diberi makan.

Biasanya seorang anak kecil terlihat lincah dalam aktivitasnya sehari-hari. Ketika energi tersebut berkurang, atau misalnya tampak murung dan berat badan menurun. Hal tersebut bisa dicurigai mengarah pada penyakit tersebut.

"Jadi dalam dua bulan berturut turut dia berat badannya enggak naik-naik walau makannya normal patut dicurigai itu TB,"

Pengobatan TB pada anak sendiri juga sama seperti halnya pada orang dewasa. Hanya saja, jelas Erlina, dosis yang diberikan menyesuaikan dengan kondisi anak tersebut.

Sebagai informasi, menurut WHO Global Tuberkulosis Report 2018 memperkirakan insiden TB di Indonesia mencapai 842 ribu kasus, dengan 442.172 kasus TB teridentifikasi dan 399.828 yang tidak teridentifikasi atau di diagnosa.

Sementara prevalensi TB di Indonesia adalah 492 ribu kasus TB pada pria dewasa, 349 ribu kasus pada wanita dewasa dan 49 ribu kasus pada anak-anak.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan, tuberkulosis

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup