Pasien-pasien Berikut Tak Dianjurkan Berpuasa Ramadan

Berpuasa pada bulan Ramadan memang merupakan suatu kewajiban bagi kalangan muslim. Namun, ada kalanya puasa tidak diwajibkan, salah satunya bagi orang-orang yang mengalami sakit tertentu yang bisa membahayakan kesehatan jika tetap berpuasa.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 11 Mei 2019  |  07:34 WIB
Pasien-pasien Berikut Tak Dianjurkan Berpuasa Ramadan
Ilustrasi puasa - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Berpuasa pada bulan Ramadan memang merupakan suatu kewajiban bagi kalangan muslim. Namun, ada kalanya puasa tidak diwajibkan, salah satunya bagi orang-orang yang mengalami sakit.

Orang sakit dikhawatirkan tidak kuat menjalani ibadah puasa Ramadan. Jika memaksa diri atau dipaksa untuk berpuasa ditakutkan menyebabkan bahaya bagi kesehatannya. 

Akademisi dan praktisi klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam menjabarkan 11 kelompok pasien yang tidak boleh puasa Ramadan.

“Pertama, pasien dalam perawatan rumah sakit dan dalam keadaan di infus, baik infus cairan maupun makanan atau pasien yang sedang mendapat transfusi darah. Pemberian infus makanan dan darah membatalkan puasa,” tuturnya kepada Bisnis.

Kedua, seseorang yang sedang dalam infeksi akut, misalnya radang tenggorokan berat, demam tinggi, diare akut, pneumonia, infeksi saluran kencing dan infeksi  lain yang menyebabkan demam tinggi.

Ketiga, seseorang dengan migrain atau vertigo, kondisi sakitnya akan bertambah buruk jika pasien tersebut tidak makan atau minum obat.

Keempat, pasien dengan gangguan pernafasan akut, seperti asma akut dan penyakit paru obstruksi kronis yang berat.

Kelima, pasien jantung dengan gagal jantung.

Keenam, pasien sakit maag yang sedang dalam keadaan akut, misalnya muntah-muntah dan nyeri hebat sampai keluar keringat dingin,” lanjutnya.

Ketujuh, pasien kanker yang sedang dalam pengobatan atau belum diobati.

Kedepalan, pasien dengan gangguan liver kronis lanjut, misalnya sirosis hepatis grade B atau C. 

Kesembilan, pasien dengan gagal ginjal kronis yang sedang menjalani cuci darah atau peritoneal dialisis.

Kesepuluh, pasien kencing manis dimana gula darahnya belum terkontrol, atau kalaupun terkontrol tetapi dengan kebutuhan insulin masih tinggi lebih dari 40 U per hari.

Kesebelas, orang tua usia lanjut dengan menderita pikun (alzhaimer), dimana sulit mengingat apakah sudah makan atau sudah minum.

Ari memperingatkan, masyarakat perlu memerhatikan anggota keluarganya jika menjadi salah satu dari 11 orang yang dianjurkan untuk tidak puasa tersebut agar tidak mengalami gangguan kesehatan yang lebih berat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pasien, Puasa, Ramadan

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top