Perancang Elga Naldy Bawa Kain Songket ke Ajang Mode Internasional di Rusia

Salah satu upaya anak bangsa untuk mengenalkan budaya dan kain tradisional lokal ke mancanegara adalah dengan mengikuti ajang fashion show kelas dunia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 02 September 2019  |  07:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu upaya anak bangsa untuk mengenalkan budaya dan kain tradisional lokal ke mancanegara adalah dengan mengikuti ajang fashion show kelas dunia.

Hal itulah yang akan dilakukan oleh desainer Elga Naldy. Perancang busana yang sering berkiprah di luar negri ini kembali akan memperkenalkan Kain tenun songket warisan leluhur bangsa ke ajang "CPM Internasional Fashion Trade Show" yang akan berlangsung di Moskow, Rusia, pada tanggal 3-6 September 2019 mendatang.

"Ke berangkatan ke Rusia adalah yang pertama bagi saya dan ini kesempatan saya untuk membawa Tenun Songket (Padang) yang memiliki ciri khas menunjukkan identitas budaya Indonesia, akan saya tampilkan karya ini untuk pertama kalinya di Moskow,” ujar Elga Naldy.

Menurut Elga, alasan membawa kain songket adalah dirinya memang berasal dari tanah Minang. Selain itu, banyak elemen yang terkandung di dalam seni kerajinan Songket. Motif-motif yang dikembangkan sebagian merupakan lambang yang dapat diterjemahkan menjadi nilai-nilai simbolik bermakna bagi tata kehidupan dan teladan bagi masyarakat Minang.

Selain itu, unsur nilai atau simbol yang ada di balik karya Songket (Padang), kerap sulit dipertemukan dengan faktor numerial; angka, statistik dan quantum lainnya. Namun di tangan designer, Elga Naldy, kain tenun Songket tidak hanya menemukan nilai filsafatnya, melainkan bernilai ekonomis.

"Kain tenun Songket juga menjadi bagian utama perangkat pakaian para pemangku adat dalam sistem kekerabatan masyarakat Minang. Dan Teknik pembuatannya cukup rumit. Proses pembuatan sangat detail dan memakan waktu lama. Inilah yang membuat kain songket menjadi mahal dan berkelas,” papar perempuan perancang, yang juga memiliki usaha kain songket di Mumbai India ini.

Keterlibatannya di ajang ’CPM Internasional Fashion Trade Show’ berawal dari tawaran dari Kementerian Perindustrian RI, untuk berpartisipasi menampilkan karya dan rancangan designer Indonesia. “Ada beberapa desainer termasuk saya yang akan memperagakan karyanya di ajang tersebut, dengan mengusung tekstil Indonesia,” terangnya.

Sejumlah desain busana sudah disiapkan Elga Naldy untuk acara ini. Kekuatan disain Elga kali ini diwakili melalui bordiran, kain-kain etnik khas Indonesia, antara lain kain Songket Padang. Kain-kain ini disulap menjadi busana yang kasual, dan sangat cocok untuk dipakai sehari-hari.

Selain itu, Elga Naldy juga membuat busana malam dengan motif yang diciptakannya sendiri. Motif bunga-bunga di atas bahan sutra, mendominasi karyanya. Begitu pula padu padan bordir, kain songket, dan renda-renda menyatu dalam desain karya ibu muda ini.

Di ajang ’CPM Internasional Fashion Trade Show Moscow’, Elga mengaku akan menampilkan 20 busana yang akan diperagakan para model asal Rusia. Tidak hanya menyiapkan busana untuk fashion show, Ia juga menggelar booth di acara pameran.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
songket

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top