Pembakaran Lemak Tubuh Terjadi jika Detak Jantung Mencapai 100 Degup Per Menit

Secara ilmiah ada empat jenis olahraga, yakni endurance, strength, balance, dan flexibility.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 September 2019  |  06:43 WIB
Pembakaran Lemak Tubuh Terjadi jika Detak Jantung Mencapai 100 Degup Per Menit
Aerobik - amazine.co

Bisnis.com, JAKARTA — Dokter spesialis kedokteran olahraga menjelaskan bahwa kondisi olahraga yang bisa berdampak pada pembakaran lemak tubuh baru dapat dicapai jika detak jantung mencapai di atas 100 degup per menit.

Dokter Zaini K. Saragih dari RS MMC Jakarta mengatakan bahwa apabila seseorang hanya melakukan olahraga santai, seperti peregangan yang detak jantungnya tidak melebihi 100 degup per menit (beat per minute/bpm), hal itu tidak akan bisa membakar lemak.

“Tubuh seseorang usia 20 tahun hingga 40 tahun baru bisa membakar lemak apabila melakukan olahraga dengan detak jantungnya berada di kisaran 108—120 bpm,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/9/2019).

Irama detak jantung tersebut bisa didapatkan dengan berolahraga angkat beban yang juga berdampak pada kebugaran seseorang.

Namun, apabila orang pada usia yang sama berolahraga hingga detak jantungnya mencapai 126—140 bpm, efek pembakaran lemak dari olahraga tidak lagi didapatkan dan jadi beralih pada peningkatan ketahanan tubuh seseorang.

Olahraga yang mencapai irama detak jantung tersebut adalah olahraga aerobik atau kardio seperti lari, bersepeda, dan berenang. "Orang yang olahraganya hanya lari tidak akan membakar lemak," kata Zaini.

Kendati demikian, apabila seseorang berlari dengan menaikturunkan intensitas yang kemudian berpengaruh pada penurunan irama detak jantung bisa mendapat efek pembakaran lemak.

Zaini menjelaskan bahwa secara ilmiah ada empat jenis olahraga, yakni endurance, strength, balance, dan flexibility.

Endurance berfungsi meningkatkan detak jantung. Manfaatnya untuk menjaga jantung, sistem peredaran darah, dan meningkatkan kebugaran.

Strength berfungsi untuk melatih otot.

Balance membantu mencegah terjatuh saat beraktivitas.

Flexibility untuk melenturkan otot-otot yang tegang.

Olahraga yang benar dilakukan secara bertahap dimulai dengan pemanasan termasuk peregangan selama 5 menit—10 menit, dilanjutkan dengan latihan inti 20 menit—60 menit, diakhiri dengan pendinginan 5 menit—10 menit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
olahraga, lemak

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top