Vegetarian dan Vegan Ternyata Berisiko Idap Stroke

Vegetarian dan vegan menunjang performa kesehatan yang dianggap stabil, sehingga menghindarkan dari serangan jantung. Namun, hal ini bukan berarti menghindarkan dari masalah kesehatan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 07 September 2019  |  14:46 WIB
Vegetarian dan Vegan Ternyata Berisiko Idap Stroke
Makanan untuk vegetarian - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Vegetarian dan vegan saat ini semakin populer. Bagi Anda yang belum tahu, vegan adalah sebutan untuk mereka yang sama sekali tidak mengonsumsi produk hewani, sementara vegetarian hanya tidak mengonsumsi bahan makanan hewani, sehingga mereka masih bisa mengonsumsi telur, susu, tahu, keju dan yogurt.

Tingginya angka vegetarian dan vegan di dunia paling banyak disumbang oleh faktor kesadaran akan dampak kesehatan dan lingkungan akibat makin sedikitnya jenis dan spesies hewan di dunia.

Dalam beberapa penelitian disebut, vegetarian dan vegan memang memiliki performa kesehatan yang dianggap stabil, sehingga terhindar dari penyakit paling mematikan nomor satu di dunia yakni serangan jantung. Namun, hal ini bukan berarti vegan dan vegetarian terhindar dari masalah kesehatan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Oxford University meneliti perilaku makan dari 23.000 pemakan daging, 16.000 merupakan vegan dan vegetarian, dan 7.500 lainnya adalah pemakan ikan selama kurun waktu 8 tahun.

Hasil penelitian ini menemukan 2.820 kasus penyakit jantung koroner dan 1.072 kasus stroke, termasuk di antaranya 300 stroke hemoragik yang umumnya terjadi karena pembuluh darah yang pecah dan menyebar ke otak.

Vegetarian dan vegan memiliki risiko stroke lebih tinggi 20 persen dari pemakan daging, karena temuan kurangnya vitamin B12 dan beberapa zat dan vitamin berguna lainnya yang masih perlu diamati.

Studi lainnya yang dibagikan di US National Library of Medicine National Institute of Health tahun 1999, menyebut vegan atau vegetarian memiliki angka 24 persen lebih rendah tingkat kematiannya karena terhindar dari serangan jantung.

Hal ini diketahui karena rendahnya kolesterol dalam darah yang umum didapati dari mereka yang terbiasa tidak mengonsumsi daging. Peneliti juga menyebut vegan atau vegetarian umumnya tidak merokok dan berolahraga secara teratur. Sehingga tekanan darahnya terjaga dan terhindar dari penyakit jantung, diabates dan penyakit mematikan lainnya.

 Pemakan ikan adalah yang terbaik

 Baked salmon with garlic - Dok. The Spruce Eats

Berdasarkan data yang dihimpun, mereka yang mengonsumsi ikan, tahu, susu, keju, yogurt dan telur dapat terhindar dari risiko stroke ataupun serangan jantung.

Mereka tidak mengonsumsi daging sehingga terhindar dari kolesterol tinggi dan tidak selamanya hanya mengonsumsi makanan yang bersumber dari tanaman sehingga terhindar dari masalah pembuluh darah dan syaraf otak.

Jadi jika, Anda ingin meningkatkan performa kesehatan, cobalah untuk membuat variasi pada menu makanan Anda seperti mulai mengganti daging dengan ikan dengan banyak sayuran, buah dalam piring Anda.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
stroke, serangan jantung, Vegetarian

Sumber : BBC, Business Insider

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top