Rokok Elektrik Ini Diklaim Mampu Bantu Perokok Berhenti Merokok

Para perokok pasti punya masalah besar ketika ingin berhenti merokok, demi kesehatannya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 Oktober 2019  |  11:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Para perokok pasti punya masalah besar ketika ingin berhenti merokok, demi kesehatannya.

Kecanduan rokok memang tidak bisa dengan mudah dihilangkan begitu saja. Perlu tekad kuat dan cara perlahan dalam menerapkannya.

Qclaws, rokok elektrik yang baru meluncur di Indonesia, menyatakan produknya bisa memberikan alternatif bagi perokok dewasa secara perlahan-lahan membantu mengurangi ketergantungan, tanpa mengubah habitnya dalam sekejap.

Direktur PT Clawstek Business Indonesia Yogi Babria mengatakan dengan Qclaws, bisa mengurangi ketergantungan pada rokok secara bertahap.

Hal itu, katanya, karena Qclaws menggunakan sistem tertutup dimana hanya sekali pakai dan langsung buang, anti ribet dan tidak bisa diisi narkoba.

“Kami percaya sistem tertutup ini solusi bagi perokok untuk berhenti merokok,” kata Yogi.

Dia menjelaskan Qclaws punya kelebihan bila dibandingkan dengan rokok elektrik lainnya. Terbuat dari bahan alumunium yang nyaman dipegang, bentuknya kecil sehngga mudah disimpan di kantong, slot charger USB bisa untuk isi ulang, baterainya tahan hingga 3 hari.

Keunggulan lain, podnya terbuat dari keramik putih, didesain anti bocor serta nyaman dan aman di mulut.

Qclaws juga tanpa tar karena tar justru bisa menyebabkan kanker. Anti bau, tanpa api dan tidak meninggalkan noda pada pakaian maupun gigi.

Terdiri dari Qclaws Stick sebagai alat elektronik pemanas dan Qclaws Pod sebagai alat penghantar nikotin dan rasa. Rokok elektrik yang satu ini hadir dengan 4 varian rasa yang telah disesuaikan dengan selera dari semua kalangan yakni ice mint, fresh watermelon, sweet mango dan classic tobacco (semua mengandung 5% nikotin).

Selain itu, nikotin yang terkandung dalam rokok dapat membuat otak lebih rileks dan fokus. Efek nikotin membuat orang dapat fokus dalam bekerja. “Kekuatan ini membuat mereka tidak bisa berhenti merokok,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, jumlah perokok di dunia ada 1 milyar orang. Di Indonesia tercatat ada 80 juta oang perokok.

Berbagai cara dilakukan orang untuk berhenti merokok, seperti mengonsumsi permen karet, ada juga yang mencoba beralih ke rokok elektrik/e-cigarette.

Upaya mengurangi ketergantungan rokok juga sudah menjadi gerakan yang sangat besar dilakukan di berbagai negara maju seperti Inggris, New Zealand dan lainnya sebagai upaya negara-negara tersebut dalam kampanye bebas rokok.

“Bahkan pemerintah New Zealand telah mencanangkan negaranya bebas rokok pada 2025. Dengan mengalihkan warganya dari rokok ke rokok eletrik, negara ini berhasil menurunkan jumlah perokok 2,4 persen,” ungkap Yogi.

Upaya kampanye bebas rokok inipun, di indonesia dalam peredarannya pemerintah telah melegalkan melalu Peraturan Menteri Keuangan Bea dan Cukai yang pkatis berlaku pada pengenaan bea yang sangat tinggi sekali sebagai pemasukan negara di luar pajak guna mengontrol laju penggunanan karena terbatas hanya untuk orang dewasa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rokok elektrik

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top