Sulli Bunuh Diri, Harga Saham SM Entertainment Masih "Berdarah"

Harga saham agensi hiburan Korea Selatan, SM Entertainment diketahui masih berdarah pada pembukaan pasar Rabu (16/10/2019).
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 16 Oktober 2019  |  12:31 WIB
Sulli Bunuh Diri, Harga Saham SM Entertainment Masih
Sulli eks anggota F(x) - Koreanportal

Bisnis.com, JAKARTA - Harga saham agensi hiburan Korea Selatan SM Entertainment diketahui masih "berdarah" pada pembukaan pasar Rabu (16/10/2019). 

Saham emiten dengan kode 041510 yang terdaftar dalam bursa KOSDAQ Korea tersebut terpantau dibuka pada harga KRW 37.000 tepat pada pembukaan pasar pukul 09.00 waktu setempat. 

Sebelumnya, pada Selasa (15/10/2019), harga saham agensi yang menaungi boyband Super Junior, EXO dan Red Velvet tersebut ditutup pada harga KRW 37.100.

Harga saham SM Entertainment juga kembali menunjukkan proyeksi melemah, 24 menit setelah pasar KOSDAQ dibuka. Tepat pada pukul 09.24 waktu Korea Selatan, harga sahamnya mulai mengalami pelemahan hingga menyentuh harga KRW 36.750. 

'Pendarahan' kembali terjadi menjelang penutupan pasar pada Rabu (16/10/2019). Pantauan Bisnis melalui data Bloomberg, hingga pukul 13.10 waktu setempat, harga saham SM Entertainment belum mampu memasuki zona hijau, ditandai tertahannya harga di angka KRW 35.550, turun 1.600 poin atau 4,31 persen.

Volume transaksi emiten tersebut hanya mencapai 364.928 lembar saham dengan kapitalisasi pasar mencapai KRW 870,8 miliar. 

Tiga emiten lain di sektor yang sama yakni JYP Entertainment, Cube Entertainment dan Fantagio Corp mengalami penurunan tipis, meski tidak berjarak seperti grafik transaksi saham SM Entertainment. Sementara, FNC Entertainment dan YG Entertainment menjadi dua emiten yang menunjukkan proyeksi menguat pada penutupan pasar hari ini. 

Lebih lanjut, indeks bursa KOSDAQ yang menaungi enam emiten hiburan di Korea tersebut terpantau berada di zona hijau hingga pukul 13.16 waktu Korea, mengalami kenaikan 4,34 poin atau 0,67 persen di angka KRW 651,14. 

Reuters menunjukkan adanya tanda-tanda positif, dalam laporan Reuters disebutkan bursa Korea akan diuntungkan dengan opsi keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau yang umum kita kenal sebagai Brexit. 

Sementara itu, dari sisi internal, dua hari ini investor memang sedang was-was bertransaksi untuk saham SM Entertainment karena isu negatif terkait kematian Sulli mantan anggota f(x) pada Senin (14/10/2019). Beberapa aktivitas artisnya juga dihentikan untuk sementara sebagai tanda duka cita atas meninggalnya penyanyi dan aktris tersebut. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa korsel

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top