Ratu Ilmu Hitam Sajikan Nuansa Teror Ilmu Hitam yang Tak Dapat Ditebak

Rapi Film bekerjasama dengan Sky Media mempersembahkan film Ratu Ilmu Hitam
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 05 November 2019  |  01:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Rapi Film bekerjasama dengan Sky Media mempersembahkan film Ratu Ilmu Hitam.

Film yang merupakan versi terbaru dari film berjudul sama yang sebelumnya dirilis pada 1981 tersebut, kali ini memberikan nuansa baru yang dihadirkan oleh Kimo Stamboel selaku Sutradara dan skenarionya ditulis oleh Joko Anwar.

Kolaborasi dua sineas tersebut diyakini akan memperkaya kisah yang sudah kuat sebelumnya. Dimana, Kimo Stamboel yang sebelumnya sudah dikenal sebagai ahli dalam membangun suasana mencekam lewat film.

Kimo mengatakan bahwa lewat Ratu Ilmu Hitam kali ini dirinya ingin mengeksplorasi berbagai teror baru sampai titik maksimal.

“Jumpscare [istilah di mana ada satu momen yang bisa membuat orang kaget, hingga loncat dari kursinya] dalam film yang dihadirkan kali ini puj bukan seperti biasanya,” ungkapnya.

Selain seperti yang terlihat di trailer, banyak sekali kejutan menanti penonton film horror Indonesia. Teror dengan konsep segar yang diberikan karena mengusung tema santet dengan ragam varisasinya.

Lewat racikan terhadap hantu, lokasi mistis, serangan tak terduga, serta suasana yang dibagun dengan apik oleh Kimo memberikan nuansa yang sulit untuk ditebak

Film Ratu Ilmu Hitam versi 2019 mengusung konsep baru dan mengambil sudut pandang lain dari film lainnya.

Sekedar informasi, setahun sebelumnya Rapi Films membuat ulang film Pengabdi Setan yang memiliki status kultus yang sama seperti Ratu Ilmu Hitam.

Hal ini menjadi harapan bagi Rapi Films untuk membuka kembali mata generasi muda terhadap katalog film horor yang telah memperkaya khazanah dunia horor Indonesia

Plot Ratu Ilmu Hitam 2019

Bercerita tentang Hanif (diperankan oleh Ario Bayu) membawa Istrinya yaitu Nadya (Hannah Al Rashid) dan ketiga anak mereka ke panti asuhan tempat Hanif dulu dibesarkan.

Pengasuh panti Pak Bandi (Yayu Unru), sudah sangat tua dan sakit keras, Hanif datang untuk menjenguk setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Dua sahabat Hanif pun turut hadir yaitu, Anton (Tanta Ginting) dan Jefri (Miller Khan) juga datang bersama istri-istri mereka.

Cerita berlanjut ketika malam hari mereka tiba di panti asuhan yang terletak di luar kota dan jauh dari pemukiman penduduk itu.

Mereka bermaksud bermalam di sana untuk memberikan penghormatan terakhir untuk sosok yang mengasuh Hanif, Anton, dan Jefri sejak mereka kecil. Mereka menyangka malam itu akan jadi malam yang penuh kedamaian yang akhirnya dipatahkan dengan berbagai keganjilan.

Setiap dari mereka mengalami teror oleh hal yang mereka takuti. Lewat teror tersebut ketiga anak asuh Pak Bandi tersebut harus mengingat apa alasan rangkaian teror yang hadir secara terus menerus.

Cast

Ratu Ilmu Hitam 2019 menghadirkan Ario Bayu, Hannah Al Rashid, Imelda Therinne, Miller Khan, Tanta Ginting, dan Salvita DeCorte, Zara JKT48, Ade Firman Hakim, Ruth Marini, Yayu Unru, Putri Ayudya, Shenina Cinnamon, Giulio Parengkuan, Gisellma Firmansyah, Sheila Dara Aisha, Muzakki Ramdhan, serta Ari Irham.

Adapun banyaknya bintang yang membanjiri justru menjadi pro dan kontra terhadap jalan cerita film ini. Walaupun ada beberapa bagian dimana penonton dipaksa untuk menentukan fungsi karakter dari setiap role yang dimainkan, tetapi Kimo mampu memberikan porsi yang tepat untuk setiap pemain untuk mengembangkan karakternya masing-masing, 

Seperti dengan banyak tokoh yang hadir dapat menambah variasi ketegangan untuk penonton, atau sekadar memberikan teka teki baru yang menjadi kail untuk memancing reaksi dari setiap ekspektasi yang penonton lahirkan.

Belakang Layar 

Ratu Ilmu Hitam versi tahun 1981 cukup ikonik karena dianggap salah satu film horor terbaik yang pernah ada. Film ini diakui oleh Festival Film Indonesia dan meraih lima nominasi untuk aktris terbaik (Suzanna), pemeran pembantu terbaik (W.D. Mochtar), penyunting terbaik, penata artistik terbaik, dan sinematografi terbaik dalam Festival Film Indonesia 1982.

Bukan hanya dalam negeri, film ini juga merupakan salah satu film horor Indonesia yang dikenal secara internasional.

Di Amerika film ini diberi judul Queen of Black Magic, lalu di Prancis diberi nama Exorcisme Noir, juga dirilis di beberapa negara lain seperti Spanyol, dan beberapa negara Eropa lainnya.

Kimo pun mengakui bahwa proses dalam memikirikan konsep film cukup sulit, karena versi 1981 adalah film yang memiliki horor yang ikonik.

“Kami membangun konsep yang quite edgy sekali. Ini film gua yang berbeda dari yang sebelumnya, tapi kali ini gua mencoba push konsep dan semoga mendapat fans horor indonesia dan internasional,” imbuhnya.

Selain itu, Sunil Samtani selaku Produser mengungkapkan bahwa ia mencari film dengan intellectual property (IP) yang kuat selain pengabdi setan, sehingga Ratu Ilmu Hitam 1981 dari Suzana adalah jawaban yang tepat menurutnya.

“Saya sudah lama ingin bekerja sama dengan kimo. Waktu itu memilih IP apa yang tepat bersama dengan Kimo. Kemudian, saya menghubungi Joko Anwar untuk menulis skripnya yang dimana ternyata dirinya [Joko] adalah penggemar horor klasik dari Rapi, sehingga ia tetap menjaga value dari Ratu Ilmu Hitam dalam film ini,” ujar Sunil.

Sunil pun mengungkapkan bahwa dalam proses syuting film horor tersebut memiliki proses 24 hari, dengan pemilihan lokasi di Cirebon dengan perbandingan 90 persen.

Selain itu, ketika ditanyakan mengenai segi biaya produksi, Sunil membocorkan bahwa Ratu ilmu hitam berada pada angka di atas Rp10 miliar dan akan fokus di 60% produksi dan 40% untuk promosi.

“Kami akan kerahkan yang terbaik. Repotnya syuting di Cirebon, karena bila diluar kota akan ribet di logistik. Crew ada hampir 100 orang. Kemudian, bulan ini akan ada kejutan, bulan ratu ilmu hitam, kami bekerja sama dengan brand Martabakku Menteng. Ada konsep menu martabak dengan toping kelabang, cacing, [jeli dan agar-agar] edisi ratu ilmu hitam hanya di bulan oktober,” jelasnya.

Selain itu, film yang akan tayang 7 November 2019 ini juga bekerjasama dengan GoPlay sebagai Video-on-Demand (VOD) Partnernya.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film Horor 13

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top