Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menahan Kemarahan dengan Pasangan

Pasangan suami istri atau kencan pasti pernah mengalami perkelahian. Bahjan banyak anggapan yang menyebutkan bahwa perkelahian adalah bumbu dari rumah tangga.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 November 2019  |  11:08 WIB
Pertengkaran - boldsky.com
Pertengkaran - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA  - Pasangan suami istri atau kencan pasti pernah mengalami perkelahian. Bahjan banyak anggapan yang menyebutkan bahwa perkelahian adalah bumbu dari rumah tangga.

Menurut para ahli, perkelahian yang sehat membantu pasangan untuk memperkuat hubungan. Namun, yang membedakan pertarungan yang sehat dari yang buruk adalah sikap para mitra.

Marah dan meneriaki orang lain selama pertengkaran hanya akan memperburuk keadaan. Tetapi pada saat yang sama, kita semua tahu betapa sulitnya menahan kemarahan seseorang saat berkelahi, baik itu dengan teman, keluarga atau kekasih.

Berikut beberapa tips untuk menahan kemarahan Anda ketika Anda bertengkar dengan kekasih Anda.

1. Napas dalam

Napas dalam-dalam Ketika Anda merasakan amarah yang menumpuk di dalam diri Anda menunggu saat meledak, ambil satu langkah mundur dan latih napas dalam-dalam. Juga, Anda dapat mengikuti pola ini — sebelum Anda mengatakan sesuatu kepada pasangan Anda, tarik napas dalam-dalam tiga kali dan pelan-pelan.

Dan apa pun yang ingin Anda ucapkan, ucapkan dengan nada rendah. Tidak pernah berteriak karena suara yang terangkat selalu membuat pendengar percaya bahwa orang lain itu marah.

2. Memahami polanya

Pahami polanya Sangat penting untuk memahami pola pertengkaran Anda. Sebagian besar pasangan bertarung dengan cara tertentu. Setelah Anda memahami hal itu dan mengidentifikasi petunjuk yang memicu kemarahan Anda, beri tahu pasangan Anda tentang hal itu.

Menghindari para penghasut ini dapat membantu Anda menyelesaikan perselisihan dengan cara yang bersahabat tanpa kehilangan kesabaran.

3. Menyingkirkan emosi Anda

Keluarkan emosi Anda Terkadang emosi yang terpendam cenderung membuat kita mudah marah. Jika itu adalah alasan di balik amarah Anda yang pendek, akan lebih bijaksana untuk melepaskan emosi terpendam Anda.

Membuat buku harian, berbicara dengan teman atau terapis, membiarkan pasangan Anda mengetahuinya mungkin beberapa opsi yang dapat Anda jelajahi. Secara umum, kami mudah terprovokasi oleh masalah masa lalu, jadi sangat penting untuk menjaga kebersihan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

marah

Sumber : Timesofindia.com

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top