Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Film Horor The Grudge Debut Mengecewakan

Film horor anyar berjudul The Grudge (2020) harus memulai debut perdananya dengan respon yang kurang positif.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 05 Januari 2020  |  15:43 WIB
The Grudge (2020)  -  Screen Gems
The Grudge (2020) - Screen Gems

Bisnis.com, JAKARTA – Film horor anyar berjudul The Grudge (2020) harus memulai debut perdananya dengan respon yang kurang positif.

Film reboot dari Sony Pictures tersebut pertama kali dirilis komersial pada Jumat, 3 Januari 2020 di pasar domestik Amerika Utara.

Berdasarkan catatan Box Office Mojo, film ini hanya mampu mengumpulkan pendapatan hari pertamanya sebesar US$5,3 juta dari 2.642 titik penayangan di dalam negeri.

Dilansir dari The Hollywood Reporter, Minggu (5/1/2020) dengan angka tersebut, film diprediksi hanya akan mengumpulkan pendapatan pekan pertamanya berkisar US$11 juta.

Selain dari sisi bisnisnya, film juga direspon buruk dari segi penerimaan sosialnya. Situs Rotten Tomatoes mencatatkan skor 16% dari 55 penilaian kritikus dan 19% dari penilaian 1.079 audiens. Bahkan, situs CinemaScore memberikan nilai F untuk film ini.

The Grudge merupakan penawaran film pertama berperingkat R (restricted) terbatas dalam tahun ini dan harus menghadapi banyak persaingan dari film-film rilisan liburan akhir tahun lalu.

Film ini merupakan reboot dari film horor asal Jepang berjudul Ju-On: The Grudge yang disutradarai oleh Takasih Shimizu. Adapun, proyek anyarnya ini disutradarai dan ditulis oleh Nicolas Pesce. Sementara, nama Sam Raimi, Rob Tapert, dan Taka Ichise berada di jajaran produser.

Adapun, aktor dan aktris yang terlibat dalam proyek film The Grudge ini adalah Andrea Riseborough, Demian Bichir, John Cho, Betty Gilpin, Lin Shaye, dan Jacki Weaver.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

box office
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top