Wabah Pneumonia China Diduga Berasal dari Pasar Seafood Wuhan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menduga wabah pneumonia viral yang telah menewaskan satu orang dan menginfeksi 40 orang lainnya memiliki keterkaitan dengan pasar makanan laut di pusat Kota Wuhan.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  11:51 WIB
Wabah Pneumonia China Diduga Berasal dari Pasar Seafood Wuhan
Imuwan menemukan strain baru corona virus dalam kejadian wabah pneumonia di Wuhan, China. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menduga wabah pneumonia viral yang telah menewaskan satu orang dan menginfeksi 40 orang lainnya memiliki keterkaitan dengan pasar makanan laut di pusat Kota Wuhan.

Dalam laporan penyelidikan epidemiologis awal, WHO menemukan pasien yang terjangkit umumnya pernah bekerja di Pasar Grosir Seafood Huanan di Wuhan atau merupakan pengunjung tetap di sana.

"Hingga hari ini, investigasi masih terus dijalankan untuk menilai sepenuhnya wabah ini," tegas WHO dalam laporannya, Minggu (12/1/2020).

Kendati belum menyebar secara luas, tetapi infeksi dari wabah ini berpotensi menjadi epidemik di China. Hingga saat ini, Pemerintah China dan WHO belum mengetahui secara pasti jenis dari virus tersebut.

Sebelumnya, WHO mengatakan virus corona baru sebagai pemicu yang menyebabkan wabah Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS).

Senada dengan WHO, China meyakini virus ini berasal dari keluarga SARS dan MERS.

WHO mengungkapkan pasar makanan laut di Wuhan - kota yang menjadi hub transportasi domestik dan internasional - telah ditutup dan tidak ada temuan kasus yang dilaporkan di wilayah lain di China ataupun di negara lain.

"Bukti ini menunjukkan bahwa wabah ini terkait dengan salah satu pasar makanan laut di Wuhan," kata WHO.

Dalam tahapan ini, WHO menemukan tidak adanya penularan virus dari manusia ke manusia.  Virus Corona dapat menyebabkan infeksi mulai dari flu biasa hingga SARS.

Beberapa jenis virus ini dapat menyebabkan penyakit yang tidak terlalu serius, sementara virus lainnya memiliki kemungkinan untuk memicu penyakit serius.

Sebanyak 41 orang telah dikonfirmasi terjangkit virus pneumonia yang tengah marak tersebut. Salah satu pasien yang berusia 61 tahun meninggal akibat virus tersebut. Otoritas kesehatan di Wuhan menuturkan sebanyak 7 orang di antaranya dinyatakan dalam kondisi kritis. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
virus, who, pneumonia

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top