Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Cara Nirina Zubir Mengatasi Anak yang Susah Makan

Aktris dan presenter Nirina Zubir pun mengaku sempat mengalami kondisi tersebut ketika buah hatinya berusia sekitar 3 tahun. Untuk mengatasi hal tersebut, ibu dari dua anak ini mulai berinovasi membuat beragam jenis makanan.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  21:29 WIB
Nirina Zubir dan keluarga - Instagram
Nirina Zubir dan keluarga - Instagram

Bisnis.com, JAKARTA -- Setiap orang tua pasti ingin anaknya mendapatkan makanan gizi seimbang. Namun, sering kali orang tua harus menghadapi situasi ketika anak sulit untuk makan karena cenderung memilih makanan yang disukai.

Aktris dan presenter Nirina Zubir pun mengaku sempat mengalami kondisi tersebut ketika buah hatinya berusia sekitar 3 tahun. Untuk mengatasi hal tersebut, ibu dari dua anak ini mulai berinovasi membuat beragam jenis makanan agar putra putrinya tetap mendapatkan makana gizi seimbang.

“Awalnya memang agak repot karena harus terus berinovasi mencari jenis makanan yang dia suka. Misalnya dengan bereksplor membuat nasi kuning, nasi ungu, nasi uduk. Oh ternyata dia suka nasi uduk karena gurih. Lalu coba buat nasi putih kasih bawang goring supaya ada rasa seperti nasi uduk,” ujarnya, Senin (28/1/2020).

Begitu pula, untuk membuat anak suka dengan sayur dan buah, istri dari Ernest “Coklat” ini juga sering melakukan berbagi inovasi menu, misalnya dengan membuat nugget sayur atau bola-bola sayur diberi tambahan keju, selain itu bola-bola daging dengan tambahan sayur di dalamnya.

Tidak hanya kreatif dalam membuat menu makanan, Nirina juga sering kali memasukkan nilai-nilai dan cerita di dalam setiap menu makanan yang dihidangkan sehingga putra-putrinya tahu akan manfaat dari makanan tersebut.

Salah satu menu yang juga menjadi eksperimen baru Nirina adalah sayur sop daun kelor. Memang menu daun kelor masih jarang dikonsumsi padahal sayur tersebut memiliki nutrisi tinggi dan berkhasiat menjaga sel-sel tubuh, kuku, dan kulit.

“Memang kita juga harus jago story telling ke anak-anak. Apalagi anak usia 3-4 tahun kan sudah bisa dikasih tahu. Misalnya untuk bisa tinggi dan kuat harus banyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan yang sehat,” tuturnya.

Saat anak sudah bisa diberi tahu, tetapi tetap menolak untuk makan, wanita kelahiran 1980 ini mengatakan bahwa kuncinya adalah harus tegas dan belajar untuk tega. Biarkan anak yang tidak ingin makan sampai dia merasa lapar sendiri sehingga mau tidak mau dia akan makan makanan yang telah disediakan. Simpan juga susu yang biasa dikonsumsi sebab jika anak sudah kenyang minum susu biasanya dia akan enggan untuk makan.

Selain itu, Nirina juga membuat pilihan kepada anaknya untuk memilih makanan yang sudah ada atau makan rempah penambah nafsu makan seperti temulawak. “Tapi ini rempah yang benerannya bukan suplemen. Jadi pada saat anak tidak mau makan ya  mereka harus milih, mau rempah atau makanan. Akhirnya anak menyerah dan memilih untuk makan makanan yang ada,. Memang sekilas seperti tega tetapi ini penting untuk mengajari mereka juga” terangnya.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

parenting
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top