Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beras Merah Lebih Sehat daripada Beras Putih, Ini Enam Perbandingannya

Konsumsi beras merah dinilai lebih sehat dibandingkan beras putih. Bahkan beras merah bisa mencegah penyakit diabetes dan jantung.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 02 Februari 2020  |  18:55 WIB
Beras merah. - dummies.com
Beras merah. - dummies.com

Bisnis.com, JAKARTA — Konsumsi makanan sehat belakangan menjadi tren bahkan hobi di kalangan milenial. Tak sedikit dari mereka yang selektif memilih makanan guna meminimalisir penyakit di dalam tubuh.

Sebagian orang kerap membatasi makan nasi putih dan menggantinya dengan nasi merah yang dinilai lebih sehat. Lantas bagaimana faktanya?
 
Mengutip situs boldsky.com, Minggu (2/2/2020), nasi merah merupakan jenis beras utuh dan jauh lebih bergizi daripada nasi putih. Sebab, dedak yang menjadi sumber vitamin dan mineral masih dipertahankan beras merah.
 
Sementara itu, nutrisi dalam beras putih hilang akibat proses penggilingan. Beras giling ini juga dipoles sebelum menuju pasar. Selain menghilangkan sekam dan dedak, nutrisi penting juga dihilangkan dalam proses ini.
 
Berikut perbedan beras merah dan beras putih sesuai nutrisi dilansir dari Boldsky.com :
 
1. Glycemic Index (GI)
 
Kandungan GI beras merah lebih rendah daripada beras putih. GI adalah indeks yang mengklasifikasikan item makanan berdasarkan seberapa cepat makanan itu akan meningkatkan gula darah dalam tubuh. Semakin tinggi GI, semakin cepat makanan akan dicerna dan sebaliknya. 
 
Mengkonsumsi makanan dengan GI rendah sangat baik untuk menurunkan berat badan, mengatasi masalah kelaparan hingga mencegah penyakit jantung.
 
2. Kandungan Kalori 
 
Beras merah umumnya mengandung kalori sedikit lebih sedikit per porsi daripada nasi putih. Menurut laporan Kementerian Pertanian Amerika Serikat (United States Department of Agriculture/USDA), 1 cangkir nasi merah menghasilkan 218 kalori, sedangkan nasi putih mengandung 242 kalori per cangkir. Jadi, jika Anda mencoba mengurangi kalori, beras merah adalah pilihan yang lebih baik.
 
3. Kandungan Serat 
 
Nasi merah memiliki lebih banyak serat dan antioksidan, serta memiliki banyak vitamin dan mineral yang lebih penting. Sebanyak 100 gram (3,5 ons) nasi merah matang menyediakan 1,8 gram serat, sedangkan 100 gram nasi putih hanya menyediakan 0,4 gram serat.
 
4. Kandungan Arsenik 
 
Arsenik adalah unsur kimia yang ditemukan di hampir semua makanan dan minuman tetapi biasanya hanya ditemukan dalam jumlah kecil, dan dalam jumlah besar dapat menjadi racun bagi tubuh Anda. Ini dapat meningkatkan risiko penyakit kronis termasuk kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.
 
Beras merah cenderung mengandung arsenik lebih tinggi daripada beras putih. Tapi, seharusnya ini tidak menjadi masalah jika Anda makan nasi dalam jumlah sedang.
 
5. Penatalaksanaan Berat Badan 
 
Studi mendukung klaim bahwa makan nasi merah sebagai ganti nasi putih juga dapat secara signifikan membantu mengurangi berat badan, indeks massa tubuh (body massage index/BMI) dan lingkar pinggang dan pinggul.
 
6. Risiko Diabetes 
 
Beras merah sangat tinggi magnesium dan serat yang membantu mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh. Menurut penelitian terbaru, dikatakan bahwa mengonsumsi beras merah mengurangi risiko diabetes tipe 2.
 
Mengganti nasi putih dengan nasi merah dapat membantu menurunkan kadar gula dalam tubuh dan juga mengurangi risiko diabetes tipe 2. Beras merah memiliki GI 50 dan nasi putih memiliki GI 89, artinya nasi putih meningkatkan kadar gula darah lebih cepat daripada beras merah. 
 
7. Risiko Penyakit Jantung 
 
Karena lignan ditemukan dalam beras merah, itu membantu melindungi jantung seseorang terhadap penyakit. Lignan telah terbukti mengurangi jumlah lemak dalam darah, menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan di arteri.
 
Mengkonsumsi beras merah daripada nasi putih dapat membantu mengurangi risiko terkait jantung dengan mudah. Nasi merah juga mengandung kadar kolesterol baik yang tinggi.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan diet beras organik
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top