Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wabah Virus Corona Batalkan Sejumlah Agenda Kesenian di Dunia

Virus corona yang telah menelan korban jiwa, membuat pegiat seni lebih waspada. Kini pegiat seni internasional membatalkan sejumlah agenda kesenian.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 05 Maret 2020  |  17:54 WIB
Venice Architecture Biennale dibatalkan karena wabah virus corona yang melanda dunia. - archpaper
Venice Architecture Biennale dibatalkan karena wabah virus corona yang melanda dunia. - archpaper

Bisnis.com, JAKARTA - Sehari setelah Art Dubai mengumumkan rencana untuk menjadwal ulang pameran kesenian, Venice Architecture Biennale juga mengumumkan penundaan acara.

Dalam perencanaan, Art Dubai bakal dilaksanakan pada 25-28 Maret 2020, akan tetapi acara ditunda karena wabah virus corona. Menurut sebuah laporan yang dirilis The Art Newspaper, Biennale yang awalnya akan dibuka pada 23 Mei 2020, akan diundur sampai dengan 29 Agustus 2020.

Meski demikian, pameran ini tetap mengikuti tanggal penutupan aslinya, 29 November 2020, mempersingkat jangka waktu yang direncanakan.

Setelah kematian terkait virus corona di Italia naik menjadi 79 jiwa, pemerintah setempat mengatakan pada Rabu (4/3) bahwa semua sekolah dan universitas akan ditutup hingga 15 Maret 2020.

Untuk beberapa pekan ke depan, museum dan situs budaya di Venesia, Milan, Turin, dan kota-kota Italia Utara lainnya telah ditutup.

"Penundaan ini merujuk pada langkah pencegahan yang baru-baru ini diambil oleh pemerintah dan negara lain di dunia, untuk mengatasi memiliki efek dari pergerakan orang dan pekerjaan dalam beberapa pekan ke depan," tulis website Venice Architecture Biennale, seperti dikutip melalui artnews.com, Kamis (5/3/2020).

Venice Architecture Biennale ke-17 bertajuk “How will we live together?” yang dikuratori oleh arsitek Hashim Sarkis, sejatinya akan mempertemukan 114 peserta dari 46 negara.

Pameran internasional lainnya, termasuk Pameran Seni Rupa Eropa di Maastricht, SP-Arte di São Paulo, dan Art Paris belum ditunda atau dibatalkan sampai dengan Rabu (4/3/2020). The Armory Show, yang dibuka untuk media hari ini di New York, telah merilis pernyataan tentang dampak potensial virus pada pamerannya.

Namun, beberapa acara besar, pameran, dan penjualan di seluruh dunia telah menjadi terganggu dalam beberapa bulan terakhir oleh wabah virus corona.

Art Basel Hong Kong 2020 membatalkan pameran tahun ini, institusi seni di seluruh Jepang ditutup, Sotheby memindahkan lelang karya seni modern dan kontemporer dari Hong Kong ke New York, dan Louvre ditutup untuk sementara pada akhir pekan ini. Menurut New York Times, London Book Fair juga telah dibatalkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pameran new york
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top