Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kebiasaan Cabut Uban Bikin Rambut Rontok

Folikel (kantung kecil di kulit kepala tempat rambut tumbuh) akan menghasilkan seuntai rambut abu-abu sesuai tempat rambut tumbuh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 April 2020  |  07:04 WIB
Rambut rontok - huffingtonpost
Rambut rontok - huffingtonpost

Bisnis.com, JAKARTA - Mencabut rambut berwarna abu-abu atau uban akan memicu kerontonkan rambut yang permanen, kata Dr Eileen Tan, ahli dermatologi Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena, Singapura.

Dia mengatakan, folikel (kantung kecil di kulit kepala tempat rambut tumbuh) akan menghasilkan seuntai rambut abu-abu sesuai tempat rambut tumbuh.

Jika Anda terus-menerus mencabut uban dari folikel yang sama, pabrik pembuat rambut itu mungkin berhenti berproduksi untuk selamanya.

Dr Robert Shmerling dari Harvard Health Publishing mengungkapkan, uban muncul karena folikel rambut Anda menghasilkan lebih sedikit warna seiring bertambahnya usia.

"Jadi ketika rambut melewati siklus alami kematian dan regenerasi, rambut cenderung tumbuh dengan warna abu-abu," kata dia.

Dia mencatat, genetika biasanya menentukan kapan uban muncul. Hal senada juga diungkapkan Tan. Dengan kata lain, jika orang tua atau kerabat Anda sudah mulai beruban di usia 30 tahunan, kemungkinan besar Anda akan mengalaminya juga.

Menurut laman Healthline, kemungkinan uban muncul meningkat setelah usia 30, 10-20 persen setiap dekade.

Di sisi lain, stres memicu kondisi umum yang disebut telogen effluvium, yang menyebabkan rambut rontok sekitar tiga kali lebih cepat dari biasanya.

"Tetapi jika Anda setengah baya dan rambut Anda rontok dan regenerasi lebih cepat karena stres, mungkin saja rambut yang tumbuh akan menjadi warna abu-abu, bukan warna aslinya," kata Shmerling.

Tan mengatakan, penyakit tiroid dan kondisi autoimun seperti vitiligo dan alopecia areata, bisa menjadi penyebab munculnya uban.

Uban akan tetap demikian kecuali jika Anda mewarnainya. Menurut Healthline, suplemen vitamin, tonik rambut tidak akan mengembalikan produksi melanin atau pigmentasi folikel.

Setelah folikel berhenti memproduksi melanin, rambut yang dihasilkannya akan menjadi berwana abu-abu.

Namun, Anda bisa memperlambat masa melanin berhenti misalnya, melalui konsumsi makanan yang kaya akan Vitamin B6, B12 (baik vitamin B dapat ditemukan dalam daging, ikan, dan produk susu) dan D (bayam, kangkung, sarden, salmon).

Makanan ini dapat membantu rambut Anda mempertahankan pigmentasi dan menunda munculnya uban, kata Dr. Tan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tuban rambut rontok

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top