Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Cara Menghilangkan Galau Menurut Dokter Spesialis Jiwa

Galau muncul saat harapan tidak berjalan seirama dengan kenyataan. Rasa galau bisa berdampak pada kesehatan.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 09 April 2020  |  13:58 WIB
Cara Menghilangkan Galau Menurut Dokter Spesialis Jiwa
Ilustrasi - Thegrindstone
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Galau adalah hal lumrah yang dialami setiap orang di muka bumi ini. Galau juga banyak penyebabnya, salah satunya adalah patah hati.

Tentu, rasa galau ini tidak nyaman dan bisa membuat kita tidak fokus untuk melakukan hal apapun. Sebetulnya, apa yang bisa membuat kita tidak lagi merasa galau?

Dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) galau sendiri artinya adalah pikiran kacau tidak karuan. Dokter Spesialis Kejiwaan Dr Andri mengatakan bahwa galau ini bisa dihilangkan dengan menurunkan ekspektasi juga menerima kenyataan yang sebenarnya terjadi.

“Galau sebenarnya tergantung, galau biasanya terjadi ketika harapan dan kenyataan berbeda. Cara nggak galau adalah menurunkan ekspektasi kita jadi menerima kenyataan sebagaimana apa adanya ini, dan mengerti bahwa ini adalah bagian dari suatu proses yang mudah-mudahan segera berlalu,” ujarnya dalam sesi siaran langsung Instagram @andripsikosomatik, Kamis (9/4/2020).

Dia menambahkan bahwa ketika kita merasa puas dengan kehidupan kita walaupun mungkin berkekurangan bila diukur dengan standar umum, tapi ketika kita merasa berkecukupan ada rasa perasaan puas maka daya stress kita lebih baik daripada orang yang cukup tapi tidak merasa cukup.

Menerima kenyataan memang membutuhkan keberanian yang besar. Penerimaan berarti berhenti untuk menyesali keadaan dan menangisi situasi.

Berdasarkan riset yang dikeluarkan oleh The Alzheimer’s Society pada 2014, pikiran negatif seperti galau yang berkepanjangan, berpikir negatif, stres dan depresi yang dibiarkan dalam waktu yang lama juga membuat risiko demensia semakin besar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cara atasi galau tips sehat kesehatan jiwa tips bahagia
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top