Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ahli : Peluang Vaksin Corona Tersedia Tahun Ini Sangat Kecil

Hal tersebut sejalan dengan komentar banyak ahli yang menyebut bahwa pengembangan vaksin membutuhkan waktu paling tidak 12 hingga 18 bulan.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 23 April 2020  |  10:41 WIB
Seorang peneliti bekerja di laboratorium pusat pencegahan dan pengendalian penyakit di Nanyang, Provinsi Henan, China tengah, pada 4 Februari 2020. - Antara/Xinhua
Seorang peneliti bekerja di laboratorium pusat pencegahan dan pengendalian penyakit di Nanyang, Provinsi Henan, China tengah, pada 4 Februari 2020. - Antara/Xinhua

Bisnis.com, JAKARTA – Chris Whitty, profesor dan Chief Medical Officer Inggris mengatakan bahwa peluang tersedianya vaksin corona baru atau Covid-19 tersedia pada akhir tahun ini sangat kecil.

Hal tersebut sejalan dengan komentar banyak ahli yang menyebut bahwa pengembangan vaksin membutuhkan waktu paling tidak 12 hingga 18 bulan. Menurutnya, dalam jangka panjang jalan keluar dari krisis pandemi Covid-19 memang harus melibatkan vaksin yang sangat efektif.

Namun demikian, dia menuturkan hal tersebut sangat kecil kemungkinannya terjadi dalam waktu dekat apalagi dalam tahun ini. Hal ini disebutnya sangat realistis karena pengembangan vaksin memang membutuhkan waktu.

Oleh karenanya, dia menyarankan supaya pemerintah dan masyarakat bergantung pada cara lain dalam memerangi pandemi, misalnya langkah-langkah sosial yang terbukti cukup efektif menghentikan penyebaran virus.

“Sampai vaksin tersedia, itulah [strategi sosial] yang harus kita lakukan dan itu harus menjadi kombinasi terbaik yang memaksimalkan pandangan. Pengembangan vaksin membutuhkan waktu yang lama dan saya pikir kita perlu menyadari hal itu,” katanya seperti dikutip Metro, Kamis (23/4).

Kendati begitu, dia masih berharap para peneliti di seluruh dunia bisa menghasilkan vaksin dalam waktu yang lebih cepat karena ada banyak orang yang membutuhkannya.

Komentar Whitty muncul setelah pemberitaan tentang para peneliti dari Oxford yang akan mulai menguji coba vaksin virus corona kepada manusia untuk pertama kalinya di Inggris. Rencananya uji coba tersebut akan berlangsung mulai Kamis waktu setempat.

Sementara itu, Jeremy Farrar, Director Wellcome Trust mengatakan bahwa vaksin diperlukan untuk mengatasi krisis pandemi dunia. Terlebih, ada kemungkinan bahwa virus corona baru ini dapat berlangsung permanen.

“Corona merupakan virus RNA sehingga akan terus berubah. Jadi apakah ini seperti flu yang bersifat musiman, kami belum tahu. Akan tetapi memiliki vaksin dapat memberikan perlindungan global dan itu akan menjadi terobosan besar,” katanya.

Adapun, Charlie Weller, Head of Vaccine Wellcome Trust menjelaskan bahwa ada dua tahapan pengembangan vaksin yakni untuk mengetahui apakah ada kandidat yang telah menunjukkan keamanan dan kemanjuran, lalu kemudian terkait proses produksi vaksin yang akan digunakan.

Menurutnya, kandidat vaksin Covid-19 mungkin bisa tersedia menjelang akhir tahun ini, tetapi hal tersebut harus dilakukan sebagai upaya dari kerja sama berbagai negara. Tidak hanya kerja individu dari negara tertentu.

Wellcome Trust memperkirakan bahwa setidaknya diperlukan investasi senilai US$8 miliar untuk program vaksinasi dunia mulai dari riset dan pengembangan hingga kegiatan manufaktur produksi dan distribusi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin vaksin Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top