Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Orang Indonesia Masih Belum Punya Kesadaran Tinggi soal Pentingnya Vitamin

Wouter van der Kolk, pendiri dan CEO Youvit suplemen dan vitamin kesehatan mengatakan vitamin adalah kunci untuk menjaga sistem imun yang sehat.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 27 April 2020  |  11:11 WIB
Layanan online pemesanan Youvit
Layanan online pemesanan Youvit

Bisnis.com, JAKARTA -  Di masa pandemi, banyak orang memborong vitamin untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuhnya.

Wouter van der Kolk, pendiri dan CEO Youvit suplemen dan vitamin kesehatan mengatakan vitamin adalah kunci untuk menjaga sistem imun yang sehat.

Menurutnya, virus corona juga telah membuat pola pikir dan perilaku masyarakat Indonesia terkait menjaga kesehatan diri berubah sangat cepat. Kesempatan ini diambil oleh Youvit untuk gencar melakukan kampanye edukasi dinamis yang menyorot pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang.

“Di Indonesia, masih terdapat pola konsumsi makanan tidak sehat dengan gizi tidak seimbang, kurangnya buah-buahan dan sayuran, dan kurang asupan vitamin dan mineral. Hal ini tentunya memiliki dampak pada masyarakat, karena memengaruhi kemampuan kognitif, tingkat energi, dan kondisi kesehatan," katanya dikutip dari siaran persnya.

Selain itu, katanya, konsumen Indonesia umumnya baru membeli vitamin ketika sakit atau membutuhkan tambahan tenaga. Konsumsi vitamin sebagai langkah preventif masih jarang dijumpai.

"Perlu diingat, vitamin bukanlah obat dan tidak seharusnya dikonsumsi seperti obat. Konsumsi vitamin sebelum jatuh sakit adalah kunci. Karena wabah virus Corona, pesan ini menjadi lebih relevan daripada sebelumnya.” tambahnya.

Aisyaffa Puteri, ahli gizi Youvit mengatakan dengan adanya pandemi corona, kami melihat adanya banyak permintaan akan informasi tentang cara menjadi sehat dan kuat.

Sementara itu, Wouter mengatakan di tengah pandemi dimana banyak toko ritel tutup hampir di seluruh Indonesia akibat peraturan pembatasan sosial, Youvit menggunakan cara baru dalam mempertahankan karyawan, sekaligus memastikan setiap konsumen tetap dapat menerima produk Youvit.

Mengurangi risiko baik bagi karyawan maupun konsumen, mereka menarik 50 orang tenaga pemasaran ritel dari toko-toko dan melatih mereka untuk menangani permintaan vitamin dan melakukan pengiriman ke rumah melalui telepon dan aplikasi WhatsApp..

Produsen suplemen Youfit saat ini juga tengah bekerjasama dengan Gojek memasok 6 juta multivitamin bagi ratusan ribu mitranya untuk menunjang kesehatan mereka.

Sebelumnya,  Youvit juga secara reguler memberikan vitamin harian antara lain kepada 25.000 karyawan di Grup Kawan Lama, selain juga kepada GoWork, Harvest, HP, Lamudi dan District8.

Selain itu, Youvit juga mendukung para petugas kesehatan di negara ini dengan menyediakan multivitamin bagi mereka menyumbangkan vitamin sachet untuk setiap pembelian. Lebih dari 36 rumah sakit telah dipasok dengan lebih dari 50.000 multivitamin hingga hari ini. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vitamin c suplemen kesehatan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top