Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapan Bayi Boleh Diberikan Air Putih?

Srbagian besar ahli menyarankan agar Anda menunggu hingga Anda mulai mengonsumsi makanan padat, ketika si kecil berusia sekitar 6 bulan.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 08 Mei 2020  |  19:18 WIB
Seorang ibu menyusui bayinya. - Istimewa
Seorang ibu menyusui bayinya. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Ingin tahu kapan bayi bisa minum air putih selain ASI atau susu formula? Anak kecil biasanya tidak membutuhkan air untuk beberapa bulan pertama. Inilah yang perlu diketahui setiap orangtua tentang kapan bayi dapat mulai minum air putih.

Bayi seharusnya hanya mulai minum air setelah mereka mulai makan makanan padat. Sebelum itu, bayi mendapatkan hidrasi yang mereka butuhkan dari susu formula dan / atau ASI. Jadi kapan Anda bisa memberi air kepada bayi Anda?

Dikutip dari What To Expect, sebagian besar ahli menyarankan agar Anda menunggu hingga Anda mulai mengonsumsi makanan padat, ketika si kecil berusia sekitar 6 bulan. Anda dapat memulai makanan padat antara 4 dan 6 bulan, tetapi para ahli merekomendasikan menunggu sampai bayi Anda mendekati 6 bulan dalam kebanyakan kasus.

Setelah bayi Anda mulai minum air, tawarkan sedikit demi sedikit dari cangkir susu jika ia mau meminumnya. Bayi biasanya tidak bisa mendapatkan terlalu banyak air dari cangkir (hanya sebotol) - plus itu praktik yang baik ketika semua minuman bayi akan datang dari cangkir. Jika si kecil Anda hanya akan minum air dari botol untuk saat ini, tidak apa-apa selama Anda memantau (dan membatasi) berapa banyak yang ia dapatkan.

Sejak sekitar 6 bulan kemudian, bayi membutuhkan 4 hingga 6 ons air sehari, atau hanya lebih dari setengah cangkir air. Tetapi tanyakan kepada dokter anak Anda berapa yang dibutuhkan si kecil sebelum bayi Anda mulai minum air putih.

Mengapa bayi yang sangat muda tidak bisa minum air? Bayi mendapatkan semua air yang mereka butuhkan dari ASI atau susu formula, yang akan membuatnya terhidrasi dengan baik. Ada juga risiko yang terkait dengan memberikan air bayi sebelum dia cukup umur, termasuk:Kekurangan nutrisi, penurunan berat badan, ketidakseimbangan kimia.

Kapan harus memanggil dokter?Jika bayi Anda menderita diare dan / atau muntah, hubungi dokter anak Anda untuk mendapatkan tip untuk memastikan bayi Anda tetap terhidrasi. Hubungi juga dokter anak jika anak Anda menunjukkan tanda-tanda dehidrasi.

Satu tip terakhir: Katakan tidak pada jus buah sampai bayi Anda setidaknya berusia 1 tahun, jika ada. Jus tidak hanya mengisi perut kecil bayi Anda, menyisakan lebih sedikit ruang untuk susu dan makanan, tetapi gula dalam jus dapat menyebabkan kram perut dan diare pada bayi kecil.

Meskipun teman dan kerabat mungkin mengatakan bahwa perlu menawarkan air bayi pada bulan-bulan pertama kehidupan, yang terbaik adalah menunda sampai bayi Anda mulai mengonsumsi makanan padat untuk menghindari kemungkinan masalah kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bayi air putih
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top