Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Taylor Swift Kecam Donald Trump Gunakan Kekerasan

Taylor Swift merespon aksi Donald Trump yang menggunakan kekerasan untuk mengusir demonstran.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Mei 2020  |  20:27 WIB
Taylor Swift - Reuters
Taylor Swift - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kicauan penyanyi internasional Taylor Swift di akun Twitternya terkait Donald Trump, mendapatkan likes atau yang paling banyak disukai dari seluruh unggahan Swift.

Kicauan Taylor Swift yang mengecam Donald Trump atas penggunaan cara kekerasan untuk mengusir demonstran itu mendapat 1 juta lebih "likes" hanya dalam waktu kurang dari lima jam, dilansir Billboard, Sabtu (30/5/2020).

"Setelah menyulut api supremasi kulit putih dan rasisme selama pemerintahan Anda, Anda punya keberanian untuk berpura-pura punya superioritas moral sebelum mengancam dengan kekerasan," tulis Taylor Swift.

Kekesalan Taylor Swift itu terjadi lantaran sebelumnya Donald Trump mengunggah cuitan yang mengancam akan menindak tegas hingga bahkan menembak para pengunjuk rasa di Minnesota.

"Ketika penjarahan dimulai, penembakan dimulai??? Kami akan memilihmu untuk keluar pada bulan November. @Realdonaldtrump," sambung Taylor Swift.

Pihak Twitter telah bereaksi atas unggahan Donald Trump tersebut yang dinilai melanggar kebijakan tentang kekerasan.

Kicauan Donald Trump itu sekarang disembunyikan di balik pemberitahuan. Namun pengguna masih dapat melihat dan me-retweet dengan komentar, tetapi pengguna tidak bisa menyukai atau berkomentar atas kicauan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

artis demonstran Taylor Swift Donald Trump

Sumber : Antara

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top