Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selebgram Salshabilla Adriani, Lebih Pilih Endorse dan Promo Berbayar Produk UMKM

Salshabilla Adriani mengaku akun sosial media yang dia miliki, baik Instagram maupun yang lainnya seperti Youtube dan TikTok dikelola oleh tim khusus.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 25 Juni 2020  |  20:06 WIB
Selebgram Salshabilla Adriani, Lebih Pilih Endorse dan Promo Berbayar Produk UMKM. - Instagrm
Selebgram Salshabilla Adriani, Lebih Pilih Endorse dan Promo Berbayar Produk UMKM. - Instagrm

Bisnis.com, JAKARTA - Tak pernah terbesit di pikiran Salshabilla Adriani akun Instagram pribadi-nya @salshabillaadr bisa mendapatkan lebih dari 12 juta pengikut. Akun yang pada awalnya sekadar digunakan untuk membagikan konten-konten seputar kegiatan sehari-harinya kini menjelma menjadi mesin uang.

Oleh karena itu, Salsha, demikian panggilan akrabnya fokus membuat berbagai konten untuk mengisi akun tersebut. Alih-alih menyibukkan diri menjadi bintang iklan atau bermain peran dalam berbagai sinetron dan film televisi (FTV) seperti sebelumnya.

"Sebenarnya aku nggak ada niatan sih untuk jadi selebgram, karena memang sebelumnya juga awal karir aku karena tampil di beberapa iklan, main sinetron atau ftv, kemudian sempat juga girlband sampe akhirnya jadi Salshabilla yang sekarang," tuturnya kepada Bisnis belum lama ini.

Perempuan 19 tahun itu mengaku akun sosial media yang dia miliki, baik Instagram maupun yang lainnya seperti Youtube dan TikTok dikelola oleh tim khusus. Demikian halnya dengan urusan endorsement atau paid promote yang menyumbang pendapatan cukup besar.

Namun, dia menyebut tak sembarangan menerima endorsement atau paid promote walaupun iming-iming yang diberikan tak bisa dibilang sedikit.

"Aku biasanya pilih produk yang emang sesuai dan cocok sama aku. Saat ini aku juga sedang dukung produk-produk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), seiring dengan program pemerintah saat ini. Jadi biasanya kalau ada produk UMKM, aku coba untuk support," ungkapnya.

Walaupun begitu, bukan berarti Salsha tak menerima tawaran dari pelaku usaha kelas kakap. Belum lama ini dia didapuk menjadi salah satu duta merek oleh pabrikan ponsel ternama asal Korea Selatan. Tugasnya sederhana saja, dia diminta untuk memberikan ulasan mengenai salah satu ponsel terbaru besutan pabrikan tersebut.

Salsha tak memberikan penjelasan seberapa besar pendapatan yang diperoleh dari aktivitasnya di media sosial. Demikian halnya dengan kesepakatan antara dirinya dan pelaku usaha yang memasarkan produknya melalui dirinya.

"Menurutku, untuk hal ini sebetulnya balik ke konten apa yang di produksi. Tinggi atau tidaknya fee menurutku relatif. Create sebuah konten itu nggak mudah loh, harus mikirin ide atau kreasi baru yang bisa buat audiens kita tertarik. Aku nggak pernah mikirin mana yang lebih menguntungkan sih, kalau cocok diambil kalau nggak mungkin belum bisa bekerjasama," tuturnya.

Adapun, untuk menjaga dan menambah jumlah pengikut Salsha berupaya untuk seaktif mungkin mengunggah konten di sosial media. Namun, dia tak memiliki target jumlah unggahan dalam jangka waktu tertentu.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah interaksi dua arah antara dirinya dan para pengikut. Salah satunya dengan menggelar acara temu sapa, alih-alih hanya mengandalkan fitur tanya jawab di Instagram saja.

'Kadang aku bikin question and answer di instagram, repost tag mereka atau beberapa juga aku bales dm mereka. Bahkan Februari kemarin aku adain showcase 9th aku berkarir di dunia entertainment dan ketemu dengan banyak Salshalova," ujarnya.

Apa yang telah diraih saat ini tak membuat Salsha berpuas diri. Dia mengaku terus berupaya menghadirkan konten-konten yang lebih beragam di seluruh platform media sosialnya.

"Kalau untuk youtube, karena aku suka banget nulis, jadi aku salurin dengan cara bikin script untuk konten The Late Night Talk atau juga bikin puisi untuk musikalisasi puisi. Kalau instagram aku lebih kayak (OOTD) outfit of the day aku, kadang-kadang beauty juga," tutupnya.

"Menurutku, untuk hal ini sebetulnya balik ke konten apa yang di produksi. Tinggi atau tidaknya fee menurutku relatif. Create sebuah konten itu nggak mudah loh, harus mikirin ide atau kreasi baru yang bisa buat audiens kita tertarik. Aku nggak pernah mikirin mana yang lebih menguntungkan sih, kalau cocok diambil kalau nggak mungkin belum bisa bekerjasama," tuturnya.

Adapun, untuk menjaga dan menambah jumlah pengikut Salsha berupaya untuk seaktif mungkin mengunggah konten di sosial media. Namun, dia tak memiliki target jumlah unggahan dalam jangka waktu tertentu.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah interaksi dua arah antara dirinya dan para pengikut. Salah satunya dengan menggelar acara temu sapa, alih-alih hanya mengandalkan fitur tanya jawab di Instagram saja.

'Kadang aku bikin question and answer di instagram, repost tag mereka atau beberapa juga aku bales dm mereka. Bahkan Februari kemarin aku adakan showcase 9th aku berkarir di dunia entertainment dan ketemu dengan banyak Salshalova," ujarnya.

Apa yang telah diraih saat ini tak membuat Salsha berpuas diri. Dia mengaku terus berupaya menghadirkan konten-konten yang lebih beragam di seluruh platform media sosialnya.

"Kalau untuk Youtube, karena aku suka banget nulis, jadi aku salurin dengan cara bikin script untuk konten The Late Night Talk atau juga bikin puisi untuk musikalisasi puisi. Kalau instagram aku lebih kayak (OOTD) outfit of the day aku, kadang-kadang beauty juga," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

instagram selebritis Influencer
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top