Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Heboh 83 Ton Emas Palsu di China, Ini Tips Bedakan Yang Palsu dan Asli

Sebenarnya cara untuk membedakan antara emas yang asli dengan palsu memang susah-susah gampang.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  14:25 WIB
Ilustrasi emas
Ilustrasi emas

Bisnis.com, JAKARTA --Skandal penipuan emas terbesar terjadi di negeri tirai bambu China.

Tercatat, belasan lembaga keuangan China yang selama ini menyalurkan kredit hingga US$2,8 miliar dalam lima tahun ke perusahaan Wuhan Kingold Jewelry Inc, menjaminkan emas batangan dan polis asuransi.

Kingold adalah produsen emas swasta terbesar di provinsi Hubei tengah China. 

Dikutip dari Caixin dan Nikkei Asian Review, ternyata sebanyak 83 ton emas batangan yang dipakai oleh Kingold sebagai jaminan, palsu. Emas batangan tersebut hanya tembaga yang dilapis emas.

83 ton emas murni tersebut merupakan jaminan untuk pinjaman senilai 16 miliar yuan dan setara dengan 22 persen produksi emas tahunan di China dan 4,2 persen cadangan emas negara pada 2019.

Skandal ini menunjukkan bahwa banyak orang yang ternyata masih belum paham benar perihal emas asli dan palsu.

Terutama orang awam yang mungkin ingin berinvestasi emas harus tahu membedakan emas palsu dan asli. Agar tidak tertipu seperti kasus di atas.

Apalagi, saat ini banyak jasa penjualan emas via online.

Sebenarnya cara untuk membedakan antara emas yang asli dengan palsu memang susah-susah gampang.

Apalagi jika Anda memang masih belum pernah memiliki atau bahkan membeli emas sebelumnya.

Cara terbaik untuk memastikan keaslian emas yang Anda beli terjamin keasliannya adalah dengan melakukan pembelian melalui situs resmi atau reseller resmi Antam.

Adapun, untuk lebih meyakinkan Anda, berikut beberapa cara mengetahui keaslian emas sebelum melakukan pembelian seperti dikutip melalui website Logam Mulia:

1. Perhatikan bentuk fisik emas.

Perbedaan antara emas asli dan emas palsu bisa dilihat dari fisiknya. Anda bisa lihat tanda–tanda khusus yang biasanya ada di emas murni atau emas batangan. Misalnya cap yang menandakan kadar emas tersebut. Umumnya menggunakan satuan fineness, tetapi lazimnya dikenal dengan menggunakan satuan karat dalam angka mulai dari 10K, 18K, dan 24K.

2. Digosok

Coba gosok permukaan emas menggunakan telapak tangan atau telunjuk Anda. Jika setelah digosok warnanya jadi pudar dan tidak seragam, bisa dipastikan itu adalah emas palsu, begitu pun sebaliknya.

3. Digigit

Emas adalah logam mulia lunak, sehingga mudah sekali dibentuk. Semakin tingginya kadar karatnya, maka emas akan jadi semakin lunak.

Cara mengetahui asli dan palsunya emas tersebut paling mudah adalah dengan menggigit bagian permukaan emas.

Jika setelah digigit ada bekas gigitan yang tertinggal, itu artinya emas asli. Walaupun demikian, sangat disarankan sekali agar Anda tidak buru–buru membelinya. Karena bisa jadi material yang menyusun emas palsu itu adalah timah, karena logam timah juga termasuk golongan logam lunak.

4. Didekatkan dengan magnet

Emas pada dasarnya termasuk logam yang sifatnya non magnetis. Sehingga jika didekatkan dengan magnet, emas tidak akan tertarik atau pun menempel. Namun perlu diingat cara ini saja tidak cukup untuk membuktika keaslian emas, sebab masih ada banyak sekali logam lainnya yang memiliki sifat non magnetis.

5. Digoreskan ke keramik atau kertas

Jika emas digoreskan ke keramik atau kertas tidak menyisahkan bekas, itu artinya emas tersebut adalah asli. Tetapi harus Anda perhatikan pula cara yang digunakan ini beresiko merusak emas.

6. Meneteskan asam

Cara ini biasanya digunakan oleh para pedagang emas dan toko perhiasan. Namun jika ingin melakukannya sendiri, maka diperlukan kehati – hatian, sebab cairan asam nitrat adalah cairan yang cukup berbahaya sekali bagi tubuh dan pernafasan.

Dengan meneteskan asam nitrat ke emas, amati reaksinya.

Jika berubah jadi warna hijau, itu artinya logam ini adalah besi yang diberi lapisan emas, tetapi jika berubah jadi warna kuning, berarti ini merupakan kuningan yang beri lapisan emas.

Sementara itu jika berubah jadi warna susu, maka logam tersebut adalah perak yang diberi lapisan emas. Tetapi jika tidak berubah warna, logam tersebut merupakan emas asli.

7. Cek ke Butik Logam Mulia Terdekat

Jika tidak ingin direpotkan cara-cara di atas, Anda dapat membawa emas yang sudah dibeli ke butik Antam LM terdekat.
Petugas di butik Antam LM terdekat nanti akan menentukan keaslian dan kadar emas yang terkandung di dalamnya.

8. Gunakan Aplikasi CertiEye

Anda juga dapat menggunakan aplikasi CertiEye melalui smartphone untuk mengetahui apakah emas batangan yang dimiliki merupakan emas asli atau palsu.

Setelah mengunduh aplikasi, konsumen dapat langsung melakukan pemindaian pada barcode atau CertiCode yang tertera di setiap produk emas batangan. Setelah aplikasi berhasil melakukan pemindaian di barcode produk, akan muncul Logo ANTAM dan tulisan AUTHENTICATED yang menunjukkan keaslian emas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas asli
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top