Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

6 Cara Mendukung Bayi Anda Merangkak

Jangan pernah mendorong anak untuk belajar merangkak karena memaksa anak bisa memperlambat proses belajar.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  13:50 WIB
Balita sedang belajar merangkak sambil bermain dengan anjing. - Times of India
Balita sedang belajar merangkak sambil bermain dengan anjing. - Times of India

Bisnis.com, JAKARTA - Bagi orang tua baru mana pun, bayinya merupakan daya tarik dan komitmen. Setiap tonggak sejarah seperti tawa pertama, pertama kali duduk dan pertama kali merangkak adalah saat-saat yang menyenangkan dalam kehidupan orang tua. Dari semua ini, langkah utama adalah memang pertama kali merangkak.

Kapan Bayi Mulai Merangkak? Antara 4 dan 6 bulan, bayi biasanya mulai merangkak, dan banyak yang mulai berjalan di sekitar ulang tahun pertama mereka.

Proses belajar merangkak cukup rumit, pada saat yang sama, mudah. Karena tidak ada keharusan untuk mengajar bayi Anda merangkak karena itu merupakan tonggak perkembangan alami yang terjadi ketika bayi Anda siap

Cara Di Mana Anda Dapat Mendukung Bayi Anda Untuk Merangkak

Sementara beberapa bayi mungkin mulai berguling dengan sendirinya, mereka mungkin membutuhkan waktu lama untuk mulai merangkak. Pada dasarnya, setiap anak berbeda. Sebagian besar bayi mulai merangkak di suatu tempat antara usia enam dan 10 bulan. Dikutip dari Boldsky, Senin (13/7/2020), seperti berguling, ada beberapa cara yang bisa membuat bayi Anda mulai merangkak.

1. Kurangi jumlah waktu dalam walker dan bouncer

Langkah pertama untuk membantu bayi Anda merangkak sendirian adalah dengan mengurangi waktu yang digunakan walker dan bouncer saat mereka membatasi waktu lantai anak. Telah dilaporkan bahwa bayi yang tidak menghabiskan banyak waktu di lantai mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mengembangkan kekuatan yang mereka butuhkan untuk merangkak. Mengurangi waktu berjalan bisa mendorong gerakan.

2. Merangkak dengan bayi Anda

Bayi yang melihat orang tua atau saudara mereka merangkak bersama mereka ternyata lebih cepat mempelajarinya. Bayi tersebut dapat meniru gerakan Anda dan berusaha merangkak. Ini juga berfungsi dengan menjaga mainan favorit mereka atau sesuatu di jarak yang aman, di mana bayi akan berusaha merangkak ke arah objek.

3. Beri bayi Anda banyak tummy time

Dengan bermain di perutnya, bayi mengembangkan kekuatan otot di bahu, lengan, punggung, dan belalainya yang membantu mereka belajar merangkak, penelitian menegaskan. Beberapa bayi tidak menikmati waktu perut, terutama pada awalnya. Jadi, luangkan waktu Anda untuk melatihnya pada bayi Anda.

4. Berikan ruang yang nyaman bagi mereka untuk menjelajah

Atur ruang yang rapi dan bersih di lantai dan atur dengan mainan dan barang-barang yang disukai bayi Anda dan dapat dijelajahi dengan aman. Jika Anda memiliki area tanpa karpet di rumah Anda, itu adalah yang terbaik karena ruang akan membantu membuat gerakan lebih halus untuk bayi.

5. Biarkan bayi Anda bermain di depan cermin

Manfaatkan rasa ingin tahu itu pada bayi Anda. Membiarkan mereka bermain di depan cermin (diawasi) dapat membantu mempromosikan perayapan karena mereka pasti ingin memeriksa refleksi mereka, yang akan mengarah pada menahan diri dan menjangkau ke arah cermin.

6. Angkat bayi dari lantai

Angkat bayi dengan lengan atau ketiak yang cukup untuk menopang berat badannya dapat membantu memberikan latihan kaki untuk bayi mungil Anda. Pastikan untuk tidak mengangkat kaki mereka sepenuhnya dari tanah. Dengan melakukannya, Anda dapat membantu bayi melatih gerakan berjalan dan akan membantu memperkuat kaki mereka

Meskipun permulaan dukungan Anda untuk merangkak adalah berita bagus, sangat penting untuk mengutamakan keselamatan. Mulailah dengan menjaga rumah Anda dan menjaga lantai tetap bersih karena debu dan kotoran dari lantai dapat menyebabkan kulit yang teriritasi atau ruam bayi. Jangan pernah mendorong anak Anda untuk belajar merangkak karena memaksa anak untuk mengembangkan keterampilan yang tidak ia siapkan dapat memperlambat proses belajar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan bayi Anak Balita
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top